Beri Semangat ke Jokowi, Iwan Fals Dinilai Netizen Kurang Kritis

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iwan Fals latihan bersama Twilite Orchestra pimpinan Addie MS jelang persiapan Konser Kisah Tjinta, A Tribute to Ivo Nilakreshna di Studio Rossi, Jakarta, 28 Januari 2020. Konser merupakan persembahan untuk Ivo Nilakreshna 66 Tahun Berkarya Untuk Indonesiaku. Konser tersebut digelar sambil berdonasi untuk negeri dimana hasil konser akan didonasikan membangun kerohanian di Papua dan pemberdayaan masyarakat. Konser dimeriahkan sejumlah musisi seperti Iwan Fals, Rossa, Andien, Afgan, Yuni Shara, Elfa's Singer, yang akan berlangsung di Ciputra Artpreneur, Lotte Shopping Avenue pada 31 Januari 2020. Tempo/Nurdiansah

    Iwan Fals latihan bersama Twilite Orchestra pimpinan Addie MS jelang persiapan Konser Kisah Tjinta, A Tribute to Ivo Nilakreshna di Studio Rossi, Jakarta, 28 Januari 2020. Konser merupakan persembahan untuk Ivo Nilakreshna 66 Tahun Berkarya Untuk Indonesiaku. Konser tersebut digelar sambil berdonasi untuk negeri dimana hasil konser akan didonasikan membangun kerohanian di Papua dan pemberdayaan masyarakat. Konser dimeriahkan sejumlah musisi seperti Iwan Fals, Rossa, Andien, Afgan, Yuni Shara, Elfa's Singer, yang akan berlangsung di Ciputra Artpreneur, Lotte Shopping Avenue pada 31 Januari 2020. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaIwan Fals mendapat komentar pedas dari netizen akibat cuitannya di Twitter ketika memberikan semangat kepada Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam menangani pandemi corona di Indonesia.

    "Yang kuat ya pak, tetap gagah, pimpin bangsa ini keluar dari masalah," tulis Iwan Fals di Twitternya pada Senin, 16 Maret 2020. Dalam cuitan tersebut, Iwan Fals juga mengunggah foto Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

    Namun cuitan tersebut ternyata mendapatkan banyak komentar negatif dari netizen. Mereka berpendapat Iwan Fals saat ini sudah tidak seperti dahulu yang kritis dan menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia yang dikemas ke dalam lagu-lagunya.

    "Tumben bang Iwan. Gak kritis, padahal gw korban lagu-lagu iwan sejak SMP tahun 1993," tulis akun @adih_sukarno. "Kenapa bukan mendoakan rakyatnya? Semua ini akar permasalahannya dari mereka yang demi kepentingan menutup nutupi kebenaran. Kemana hati nurani abang yang lewat lagumu mampu menggugah akal sehat. Apakah pencipta syair sudah lupa dengan syairnya?" tulis akun @citraathifa.

    Menurut mereka, pelantun lagu Bento itu sudah berubah dan tidak selaras dengan lagu-lagunya selama ini. "Memang pada akhirnya fals, tidak ada lagi suara yang indah dalam menyuarakan aspirasi rakyat, legenda itu telah tiada seiring dengan kenyangnya dunia," tulis akun @Mpuy31304827. "Kata katamu gak sekeras syair lagu mu dulu om @iwanfals apa karena dulu gak dapat kenyamanan! Sekarang sudah nyaman ya om?" tulis akun @Tuejo1.

    Walaupun begitu masih banyak netizen yang tetap memberikan dukungan kepada Iwan Fals bahkan membela sikap idolanya tersebut. "Sabar Bang @iwanfals. Saya tau hari Abang tulus utk kebenaran & Negeri ini. Tetaplah bersuara. Abaikan suara para Buzzer. Mereka hanyalah para pembenci yang telah memelihara dendam dan kedengkian sampai menjadi monster dan memakan kebaikan mereka sendiri," tulis akun @adiansyahdompu.

    "Tolong dong kalian. Ini hanya dukungan terhadap Pemimpin yang lagi menahkodai Bangsa Ini termasuk memimpin bangsa ini keluar dari salah satu problem kesehatan," tulis akun @hanifhidayat28. "Saya yakin om Iwan membenarkan apa yang benar dan mengkritisi yang salah. Gak melulu pemerintahan itu salah, sesekali kita harus mendukungnya untuk menyelesaikan masalah ini," tulis akun @_rizqihamdani.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.