Konser Ponsel Iwan Fals

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebuah pintu pagar besi tinggi akhirnya diterobos kerumunan orang yang dikenal dengan sebutan Orang Indonesia. Malam itu, sehari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan, halaman rumah Iwan Fals disulap jadi arena konser mini. Pertunjukan bertajuk "Konser Merdeka" ini berlangsung pada Sabtu malam pekan lalu di Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat.

    Sedikitnya 15 lagu dibawakan Iwan dalam konser yang baru mulai pada pukul 10 malam itu. Lantaran tema kemerdekaan yang diusung, beberapa lagu tentang perjuangan seakan wajib didendangkan, seperti Di Ujung Abad, Siang Seberang Istana, Lagu Empat, Samsara, Kesaksian, Karena Kau Bunda Kami, dan Bangunlah Putra Putri Pertiwi. Dalam kesempatan itu, Iwan menyanyikan satu lagu baru berjudul Merdeka, yang hanya ditemani iringan gitar.

    Sebenarnya ini bukan hal baru. Iwan Fals, yang dikenal akrab dengan penduduk sekitar, memang kerap mengadakan konser mini yang tiketnya cuma dibayar dengan tiga lembar uang Rp 10 ribu. Ada sedikit perbedaan kali ini, yakni konser pelantun Bento itu sudah memakai kecanggihan berkomunikasi Telkomsel yang dikenal dengan 3G.

    Terpilihnya Iwan sebagai ikon pertama konser 3G memang karena kelegendarisannya. "Kalau Madonna dipercaya sebagai artis legendaris, kita punya Iwan Fals yang tak kalah historis," ujar H.B. Naveen, promotor konser dari Falcon Interactive.

    Walau konsernya berteknologi tinggi, tetap saja Iwan mengaku tak mahir menggunakan 3G. Seakan tak terpengaruh oleh globalisasi, Iwan pun tak membuat konsernya lebih mewah dan fantastis.

    "Tak ada persiapan khusus, saya senang tampil apa adanya," ujarnya. Meski penggabungan dua unsur tersebut menarik, pesan teknologi yang ingin disampaikan belum tentu tepat sasaran mengingat Iwan Fals yang merakyat. 

    Aguslia Hidayah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.