Dian Sastro Jajal Dunia Tarik Suara, Kolaborasi dengan Diskoria

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Dian Sastro saat menghadiri pemutaran perdana film Milly dan Mamet (Ini Bukan Cinta dan Rangga) di XXI Cinema Epicentrum, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. Film Milly dan Mamet yang merupakan kerjasama dua rumah produksi Miles Film dan Starvision ini akan tayang pada 20 Desember 2018.  TEMPO/Nurdiansah

    Aktris Dian Sastro saat menghadiri pemutaran perdana film Milly dan Mamet (Ini Bukan Cinta dan Rangga) di XXI Cinema Epicentrum, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. Film Milly dan Mamet yang merupakan kerjasama dua rumah produksi Miles Film dan Starvision ini akan tayang pada 20 Desember 2018. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Dian Sastro mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan grup musik Diskoria dalam single terbaru mereka berjudul Serenata Jiwa Lara. Dian mengunggah cuplikan video musiknya yang akan rilis pada Selasa, 17 Maret 2020 melalui Instagram miliknya. "#SerenataJiwaLara 17 Maret 2020," tulis Dian pada keterangan video.

    Grup musik Diskoria yang beranggotakan dua DJ, Merdi Simanjuntak dan Fadli Aat ini mempercayakan Dian karena memiliki karakter suara yang khas.

    "Kami mengajak Dian Sastrowardoyo untuk berkolaborasi dalam lagu ini, seniman ikonik Indonesia yang memang sempat mempunyai band di masa SMA-nya. Dengan karakter vokalnya, Dian kami rasa sangat tepat untuk merepresentasikan lagu ini," tulis Diskoria di Instagramnya pada Selasa, 18 Februari 2020.

    Sama seperti single pertama mereka, Diskoria juga mempercayakan grup musik Laleilmanino untuk menciptakan lagu dan juga sebagai produser. Laleilmanino merupakan grup musik yang beranggotakan 3 orang, Nino RAN, Lale dan Ilman Maliq & D’Essentials.

    "Di sini lirik yang terpapar mengenai cinta tak sampai, lirih namun tetap disajikan ‘dancey’ khas anak muda yang tak perlu cengeng ketika menangis," tulis mereka.Diskoria bersama Dian Sastro. (Instagram)

    Diskoria berharap single keduanya ini bisa mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia. "Semoga buah karya kedua kami ini nantinya dapat diterima dan dinikmati semua kalangan, dan musisi Indonesia kelak akan selalu menjadi tuan rumah di negerinya sendiri sebagaimana harusnya," tulis mereka.

    Menurut netizen lagu Serenata Jiwa Lara itu mengingatkan mereka dengan era 80-an. "Denger sekali musiknya otak gw langsung flashback era 80-90an, pakai sepatu roda 4, walkman di pinggang, pencet play langsung meluncur iterin komplek," tulis akun @tkurniawaty.

    "Kirain lagu lawass, asli mengembalikan memori musik dan clipnya," tulis akun @dee_srg. "Enaknya serasa beban lepas ringan dan membawa kita kembali ke masa jadul, menghibur sekali mba Di, terima kasih ya," tulis akun @karinariesty.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.