Wika Salim Desain Jaket Jeans Bergambar Coretan Tangannya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wika Salim (Instagram - @wikasalim)

    Wika Salim (Instagram - @wikasalim)

    TEMPO.CO, JakartaWika Salim selama dikenal sebagai penyanyi dangdut dan host bersama Tukul Arwana. Singlenya barunya, Penyesalan  yang bergenre pop beberapa waktu lalu telah di rilis dan mendapat respons yang sukses di Industri musik Indonesia.

    Kini  Wika Salim merambah ke dunia fashion dengan mendesain jaket jeans oversize dengan gambar hasil coretannya memakai airbrush.

    Wika mengaku, selain menyanyi, sejak lama ia sudah memiliki bakat mendesain pakaian. Hanya saja, ide tersebut baru dapat ia wujudkan ketika bertemu dengan pengrajin lokal di sekitar kota Bandung.

    "Dari dulu aku sudah suka desain. Memang, aku senang dengan fashion Belajarnya juga otodidak saja. Nah, baru belakangan ini ketemu dengan pengrajin di Bandung, jadi bisa wujudkan ide jaket tersebut," terang Wika seperti dikutip dari siaran persnya, Senin, 9 Maret 2020.

    Keseharian Wika memang lekat dengan outfit jaket, celana, atau rok jeans. Pekerjaannya sebagai artis menuntut aktivitas yang cepat dan cekatan. Oleh karena itu, ia merasa sangat nyaman ketika memakai jeans.Wika Salim (Instagram - @wikasalim)

    Ide utama dari desain pakaian yang selama ini ia kerjakan diam-diam, kemudian diwujudkan dengan mendesain jaket model denim oversized dan dipercantik lewat sentuhan tulisan airbrash di atasnya.

    "Selain simple juga tetep keren. Mulai kepikiran kenapa gak aku jadiin ini gaya aku aja, dan kenapa juga nggak aku jadiin lahan bisnis aku. Ini benar-benar sesuai dengan karakter aku," kata Wika.

    Wika Salim berharap, karya-karyanya di dunia fashion bisa segera dinikmati banyak orang. Menurutnya, beragam model jaket jeans yang ia hasilkan dibikin dengan kualitas terbaik, dan tidak gampang pudar. "Aku butuh waktu yang lama buat uji coba. Ini kerja lokal tapi mutu internasional. Soal harga, tidak terlalu berat," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.