Mantan Personel Band Homicide Luncurkan Album Gagal

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan grup musik hiphop Bandung Homicide reuni garap album baru. (Dok.Grimlock Records)

    Mantan grup musik hiphop Bandung Homicide reuni garap album baru. (Dok.Grimlock Records)

    TEMPO.CO, Bandung -Mantan personel grup musik hip hop Homicide di Bandung meluncurkan album baru dengan nama kelompok anyar, Bars of Death. Mereka ingin menjawab pertanyaan bagaimana jika Homicide sekarang reuni dan seperti apa musiknya.

    “Bars of Death merupakan ide yang paling mendekati pertanyaan itu,” kata Hery Sutresna a.k.a. Ucok, alias Morgue Vangard pentolan grup itu, saat dijumpai di Bandung, Senin, 9 Maret 2020.

    Bars of Death dibentuk oleh tiga mantan personel Homicide di era album Godzkilla Necronometry (2002). Morgue Vanguard, Sarkasz dan DJ Evil Cutz, bersepakat untuk kembali membuat proyek musik namun tidak dengan memakai nama Homicide.

    Karya pertama reuni mereka yaitu tembang A.C.A.G yang masuk pada kompilasi album Memobilisasi Kemuakan rilisan 2014. Sejak itu mereka menulis dan merekam materi album, bereksperimen dengan samples, teknik rekaman dan tentunya narasi dan rima.

    Susunan komposisi materi lagunya mengakar pada boombap klasik yaitu hip hop era 1090-an awal. Mereka juga mencampurkan elemen soul, crime funk, soundtrack film lawas.Album baru eks grup Homicide Bandung berisi 9 lagu rilis 9 Maret 2020. (Dok. Grimlock Records)

    Tema lagunya tentang nasionalisme chauvinistik yang menyeruak dari politik populisme lokal, fasisme global yang sedang marak, kisah klasik departemen kepolisian, juga marwah dari ikon-ikon musik favorit mereka seperti Public Enemy juga Amiri Baraka.

    Namun proses album eks Homicide ini terhenti di akhir 2017. Setelah hampir tiga tahun tersimpan, pada 9 Maret 2020 mereka sepakat merilis album yang mereka sebut gagal itu. Hasilnya mereka kemas dalam bentuk compact disc berisi 9 lagu. “Hampir setengahnya sudah pernah dirilis dalam beragam kompilasi dan sebuah remix,” kata Ucok, Senin, 9 Maret 2020 .

    Album berjudul Morbid Funk itu berisi tembang Boombap Kanuragan, Radio Raheem, A.C.A.G, Buckshot Riddim, DJ Nazgul dan Dansa Lidah Api, Pecahan Tengkorak, Tak Ada Garuda Di Dadaku, Morbid Funk, Bait Kematian, dan remix Radio Raheem.

    Beberapa grup musik dan musisi juga ikut bergabung dalam pembuatan album ini seperti Blakumuh dan Eyefeelsix, dan polesan suara latar dari Adam Joswara alias Vladvamp basis band Koil. Grup Homicide bubar sekitar 2007 dengan album terakhir Illsurrekshun.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.