Pemain dan Sutradara Sama, Film TETA Beda dengan Keluarga Cemara

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novia Kolopaking, pemeran film Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah bersama pemeran lainya menyanyikan soundtrack film di gedung Usmar Ismail, Jakarta, 04 Maret 2020. Film Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah diperankan oleh pemeran sinetron Keluarga Cemara pada era 90an, yang dibintangi Adi Kurdi dan Novia Kolopaking. TEMPO/Nurdiansah

    Novia Kolopaking, pemeran film Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah bersama pemeran lainya menyanyikan soundtrack film di gedung Usmar Ismail, Jakarta, 04 Maret 2020. Film Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah diperankan oleh pemeran sinetron Keluarga Cemara pada era 90an, yang dibintangi Adi Kurdi dan Novia Kolopaking. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemain sinetron Keluarga Cemara yang tayang pada tahun 1990-an bakal terlibat dalam film baru berjudul Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah (TETA). Walaupun sama-sama disutradarai Dedi Setiadi, film TETA ternyata tak ada kaitan sama sekali dengan Keluarga Cemara.

    "Saya menegaskan bahwa film ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan film Keluarga Cemara. Ada pembedanya, ini berdasarkan novel yang ditulis FX Rudy Gunawan dengan judul sama," ujar produser eksekutif Alimi Pictures, Anas Syahrul Alimi dalam jumpa pers film TETA di Jakarta, Rabu.

    Anas menjelaskan film TETA hanya memiliki kesamaan pada pemain dan disutradarai oleh Dedi Setiadi atau yang juga bertindak sebagai sutradara di sinetron Keluarga Cemara. Namun dari segi cerita sangat berbeda dan bukan lanjutan dari sinetron tersebut.

    "Pemain-pemain di TETA memang pernah bekerja sama dalam sinetron fenomenal itu. Namun karakter, nama dan cerita tidak ada hubungannya sama sekali dengan film Keluarga Cemara. Kita juga sudah berkomunikasi dengan sahabat saya mas Angga (Angga Dwimas Sasongko), karena IP-nya udah dimiliki oleh Visinema jadi ini film baru," jelas Anas.Novia Kolopaking, bersama pemeran film Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah dan produser saat menghadiri perilisan poster dan trailer film di gedung Usmar Ismail, Jakarta, 04 Maret 2020. Selain diperankan oleh artis serial televisi Keluarga Cemara juga didukung oleh Rezky Aditya, Dimas ADitya dan Teuku Rifnu Wikana. TEMPO/Nurdiansah

    Anas juga mengatakan ide untuk mengumpulkan para pemain sinetron ini terjadi lantaran dia ingin menciptakan nostalgia untuk para penggemar serial Keluarga Cemara meski dengan cerita yang berbeda.

    "Kenapa reunian? karena lebih menarik reunian. Karena sesuatu yang bersifat nostalgia itu penuh kenangan," kata Anas.

    Film TETA melibatkan para pemain sinetron "Keluarga Cemara" yakni Adi Kurdi (Abah), Novia Kolopaking (Emak), Ceria Hade (Iis), Annisa Fujianti (Rara) dan Pudji Lestari (Gigi).

    Ada juga beberapa pemain baru seperti Cut Ashifa (Ceria), Novia Syahrani (Nurani), Azka Dhimas (Budi), Dimas Aditya (Pras), Rezky Aditya (Donny), Ferry Salim dan Teuku Rifku Wikana. Film ini dijadwalkan tayang pada 16 April 2020.

    "Saya rasa film TETA bisa mengobati kerinduan masyarakat akan keluarga yang sederhana dan persoalannya diselesaikan secara sederhana. Pesannya itu sangat keluarga," kata Anas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.