Protes Harga Masker Mahal, Dinar Candy Tutup Hidung Pakai Kutang

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinar Candy. Instagram

    Dinar Candy. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinar Candy mengimbau kepada para penggemarnya untuk menggunakan masker. Menurutnya hal ini merupakan tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk terhindar dari virus corona.

    "Mencegah lebih baik kan, lebih aman pakai lah masker saudara-saudara!" tulis DInar di Instagramnya pada Selasa, 3 Maret 2020.

    Namun karena unggahan tersebut, Dinar mendapatkan banyak komentar dari netizen bahwa harga masker saat ini sangatlah mahal bahkan mereka kesulitan untuk menemukannya. Setelah membaca berbagai komentar tersebut, Dinar menyarankan kepada pengikutnya untuk mengganti masker dengan kutang.

    "Ya sudah kalau masker mahal pake ku**ng aja biar irit! Sama aja yang penting nutup hidung sama mulut!" tulis Dinar sebagai bentuk protesnya.

    Sebagai Disc Jockey, Dinar sangat merasakan betul dampak virus corona. Beberapa acaranya dibatalkan karena virus corona. Bahkan Dinar mendapat laporan berbagai penggemarnya juga tidak diperbolehkan untuk datang menonton penampilannya di klub malam karena tidak diperbolehkan oleh orang-orang terdekat mereka. Dinar Candy memprotes harga masker yang melambung. (Instagram - @dinar_candy)

     "Sudah 4 acara dibatalkan di bulan Maret karena alasan corona, dan ada dari candygirls dan candyboys yang curhat ke asisten aku mereka dilarang pergi dugem sama orang tua atau pacarnya karena alasan corona, karena tempat dugem banyakan ya kan guys teriak sana teriak sini joget sana sini, ya udah lah bantuk bapak aja di sawah libur dugem dulu," tulis Dinar Candy.

    Sebelumnya, Jokowi telah menyatakan dua WNI yang positif corona merupakan ibu dan anak, usia 64 tahun dan anaknya umur 31 tahun. Keduanya tertular dari warga negara Jepang yang positif corona, kemudian bertandang ke Indonesia beberapa waktu lalu. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga dua WNI asal Depok itu sudah dibawa ke RS Sulianti Saroso, Jakarta dan ditempatkan di ruang isolasi.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.