Demi Menonton Kale, Penonton Jubeli Aksi Ardhito Pramono

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ardhito Pramono, musisi jazz yang dianggap berhasil berperan sebagai Kale di Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Instagram

    Ardhito Pramono, musisi jazz yang dianggap berhasil berperan sebagai Kale di Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Musisi muda, Ardhito Pramono menjadi salah satu penampil di panggung BNI Hall di BNI Java Jazz Festival 2020 yang ditunggu-tunggu pada hari kedua, Sabtu, 29 Februari 2020. Hal ini terbukti dari antusiasme penonton yang membeludak.

    Perannya sebagai manajer band bernama Kale yang bergaya bebas di film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau NKCTHI, membekas di benak penikmat film dan musik Indonesia. Penonton Java Jazz pun terlihat sudah memadati tempat duduk yang telah disediakan, bahkan setengah jam sebelum pemuda bernama panjang Ardhito Rifqi Pramono ini tampil. 

    Ardhito membuka penampilannya dengan lagu Trash Talkin yang dilanjutkan dengan Say Hello dan Superstar. Penyanyi beraliran pop jazz ini juga membawakan lagu-lagu hitsnya yang sudah dihapal penonton. Lagu-lagu tersebut di antaranya Fine Today, Fake Optics dan Cigarettes of Ours.

    Ardhito Pramono saat pentas di Joyland Festival, Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2019. TEMPO | Bram Setiawan

    Penyanyi kelahiran Jakarta, 22 Mei 1995 ini juga menyanyikan lagu terbarunya berjudul 925 yang baru saja dirilis pada Jumat, 28 Februari 2020. Ardhito menutup penampilannya dengan lagu andalannya Bitterlove.

    Pada penampilannya kali ini, Ardhito tidak hanya bernyanyi dan memainkan piano sendiri. Ia diiringi oleh Ron King Horn Section yang membuat musik Ardhito menjadi lebih berwarna.

    Tidak hanya Ardhito, musisi nasional yang tampil di hari kedua BNI Java Jazz Festival 2020, melainkan ada pula Andmesh, Yura Y nita, Potret, Fariz RM, Jaz dan Maliq & D’Essentials. Acara BNI Java Jazz Festival 2020 berlangsung selama tiga hari , mulai dari 28-29 Februari sampai 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

     

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.