Deddy Corbuzier Geram Kontennya Dicuri

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Corbuzier . (YouTube - @Deddy Corbuzier)

    Deddy Corbuzier . (YouTube - @Deddy Corbuzier)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Youtuber Deddy Corbuzier merasa tidak terima dengan salah satu pihak yang mencuri konten miliknya. Pria 43 tahun yang memiliki kanal Youtube dengan lebih dari 7,4 juta subscibers ini tidak habis pikir bagaimana bisa pihak tersebut menggunakan kontennya tanpa izin darinya.

    "Dear @wavesuara saya masih tidak mengerti bagaimana seseorang bisa memulai sebuah perusahaan lengkap dengan website dan lain-lain dengan mencuri konten konten kreator lainnya (bukan hanya saya) untuk kepentingan pribadi anda," tulis Deddy di Instagramnya pada Selasa, 25 Februari 2020.

    Sebelum mengungkap ini ke media sosial, Deddy diwakilkan oleh timnya sudah mencoba meminta secara baik-baik menghubungi pihak Wave Suara untuk menghapus seluruh konten yang dicurinya itu. "Sudah seminggu orang saya menghubungi kalian tapi sampai saat ini beberapa konten masih ada di mana-mana dengan nama Anda. Apapun alasannya," tulis Deddy.

    Deddy juga mengunggah foto percakapan dengan Wave Suara melalui Direct Message atau pesan langsung. Deddy mengancam jika konten yang dicuri belum juga dihapus, maka dia tidak segan-segan untuk menempuh jalur hukum. "Beberapa konten dicuri dari media saya. Akan menyenangkan jika Anda menurunkannya sebelum pengacara saya bertindak. Terima kasih," tulis Deddy dalam pesan tersebut. Kemudian Wave Suara membalas pesan tersebut.

    "Halo, kami ingin memberi tahu Anda bahwa kami telah menurunkan pertunjukannya yang berarti termasuk episode-nya. Tim kami telah mengerjakannya sejak minggu lalu ketika Paramita menghubungi kami. Terima kasih sebelumnya," balas Wave Suara. Kemudian tunangan Sabrina Chairunnisa ini membalas kembali. "Ya dan masih ada. Saya benar-benar tidak mengerti bagaimana seseorang membuat perusahaan dengan mencuri konten pembuat lainnya," balas Deddy.

    Kini akun Wave Suara sudah tidak lagi bisa ditemukan. Deddy mengaku tidak ingin menghalangi siapapun untuk berkarya. Namun mencuri karya orang lain bukan pilihan yang tepat. "Saya sebagai pribadi sangat mendukung semua kreator di Indonesia agar bisa lebih berkembang lagi dengan karyanya. Mencuri karya orang bukan salah satunya," tulisnya.

    Menurutnya dengan mengambil karya seseorang tanpa izin dan pemberitahuan merupakan sebuah kesalahan dan dapat melanggar aturan yang ada. " Bukan menjiplak. Bukan meniru. Tapi mengambil karya orang tanpa izin dan pemberitahuan lalu menggunakan nya untuk kepentingan diri sendiri adalah salah dan melanggar hak cipta. Kapan Indonesia maju bila mental oknum masyarakatnya masih seperti ini," kata mantan suami Kalina Ocktaranny itu.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.