Pernyataan KPAI Renang Bikin Hamil Mendunia, Anggun C Sasmi Malu

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggun Cipta Sasmi meraih penghargaan

    Anggun Cipta Sasmi meraih penghargaan "Outstanding Contribution to Performing Arts" di ajang Asian TV Awards 2020 di Manila, Filipina, Ahad, 12 Januari 2020. Instagram/@anggun_cipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Anggun C Sasmi ikut merasa malu setelah pernyataan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawaty bahwa berenang yang bercampur bisa menyebabkan kehamilan mendunia. Pernyataan Sitti ini diberitakan oleh media Inggris, Daily Star. 

    Berita yang diunggah pada Minggu, 23 Februari 2020 waktu setempat itu diberi judul "Klaim KPAI, Perempuan Bisa Hamil dari Berenang di Kolam dengan Pria". Mereka menuliskan bahwa Sitti didesak untuk mengundurkan diri karena mengatakan wanita bisa hamil saat berenang di kolam dengan pria. Selain itu mereka juga mencantumkan kalimat pernyataan Sitti ketika wawancara yang terekam dalam sebuah video singkat.

    Membaca berita tersebut, Anggun pun memberikan komentarnya. "KPAI Go International," cuitnya di akun Twitternya pada Selasa, 25 Februari 2020. Kemudian penyanyi rap Iwa K membalas cuitan Anggun tersebut. "*ikut malu*" tulis Iwa K. Perempuan 45 tahun itu juga setuju bahwa berita tersebut memalukan bagi dirinya. "Sama," balas Anggun.

    Beberapa waktu lalu, media sosial sempat dihebohkan dengan judul "KPAI ingatkan wanita berenang di kolam bareng laki-laki bisa hamil, begini penjelasannya" yang membuat kontroversi dari berbagai pihak. Saat itu Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty memberikan pernyataan mengenai kehamilan dapat terjadi pada perempuan yang sedang berenang di kolam renang bersama laki-laki.

    Namun, Sitti sudah mengakui dan meminta maaf atas ucapannya tersebut. Sitti mengatakan, pernyataan tersebut merupakan pernyataan pribadi dan bukan atas nama lembaga KPAI. Ia juga mencabut kembali pernyataannya yang viral beberapa hari ini.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.