Film Milea: Suara dari Dilan Tembus 2 Juta Penonton

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla di film Milea: Suara dari Dilan . (Instagram - @fajarbustomi)

    Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla di film Milea: Suara dari Dilan . (Instagram - @fajarbustomi)

    TEMPO.CO, Jakarta -Belum sepekan tayang di bioskop, film Milea: Suara dari Dilan berhasil meraup lebih dari 2 juta penonton. Film besutan Fajar Bustomi ini sukses betertengger di jajaran film terlaris 2020, bersaing dengan Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), Imperfect, Akhir Kisah Cinta Si Doel yang telah pamit dari layar bisokop dengan jumlah penonton di atas 2 juta.

    Mengutip dari akun Instagram rumah produksi Max Pictures, film terakhir dari trilogi Dilan itu ditonton 2.057.000 orang di hari keenam penayangannya. "Terima kasih penonton film Indonesia dan pecinta setia film Dilan & Milea. Mari terus dukung film Indonesia berjaya di negeri sendiri," tulis akun @_maxpictures, Rabu, 19 Februari 2020.

    Pencapaian film Milea: Suara dari Dilan ini juga disambut gembira sutradara Fajar Bustomi. Untuk film Indonesia, Fajar menilai kemampuan film Milea menarik minat penonton sungguh luar biasa.Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla di film Milea: Suara dari Dilan . (Instagram - @fajarbustomi)

    "Alhamdulillah Penonton Film Milea Suara dari Dilan sampai 6 hari kemarin sudah lebih dari 2jt ++ penonton. ini luar biasa sekali untuk pencapaian film Indonesia," tulis Fajar di akun Instagramnya.

    Fajar juga mengucapkan terima kasih kepada penonton. "Terimakasih untuk semuanya yah. Hari ini nonton dengan siapa? semoga Bahagia yah," tulisnya.

    film Milea : Suara dari Dilan tayang serentak di tanah air sejak 13 Februari 2020 lalu. Sejak hari pertama penayangannya, film yang dibuat berdasarkan novel Pidi Baiq ini sudah mencatatkan jumlah penonton lebih dari 400 ribu. Kemudian di hari ketiga, film ini berhasil mengumpulkan 1.278.000 penonton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.