Merasa Difitnah, Dedy Susanto Ajak Revina VT ke Pengadilan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Revina VT, selebgram. Instagram.

    Revina VT, selebgram. Instagram.

    TEMPO.CO, Jakarta -Psikolog Dedy Susanto ajak akhirnya angkat bicara perihal tuduhan yang dilayangkan selebgaram, Revina VT kepada dirinya. Menurutnya tuduhan Revina tersebut sudah berlebihan. Ia pun mengajak Revina untuk menyelesaikan semuanya di pengadilan.

    "Revina mohon kita proses saja dipengadialan jangan terus menerus expose sesuatu yang kamu sendiri belum ngecek sama sekali. Hanya chat dm dan WA sudah kamu expose, itu semua bisa diedit," tulisnya dalam keterangan foto yang ia unggah.

    Dedy mengaku selama ini ia memilih untuk bersabar. Namun semakin hari tuduhan kepada dirinya semakin terlewat batas. Maka ia pun juga meminta Revina untuk memverifikasi kembali kebenaran dari percakapan chat dirinya.

    "Selama ini aku ajarin orang sabar. Sehingga aku kalem beberapa hari ini, tapi kok ini fitnahnya udah berlebihan yah. Sebaiknya sama mbak-mbak yang fitnah aku itu, kamu cek dulu sama teman-teman kamu yang IT itu bener ngga chat asli," tulisnya.Dedy Susanto. Instagram

    Tak cukup sampai di situ, pada unggahan berikutnya, Dedy kembali angkat suara mengenai fitnah yang ia terima semakin berlebihan. "Cium-cium tubuh seseorang dari kepala sampe kaki? Mbak kalo mau fitnah kira-kira mbak. Selama ini saya diam karena saya sering ajarin orang ikhlas maka saya harus ikhlas. Namun fitnah semakin luar biasa," tulisan dalam foto yang ia unggah.

    Ia pun menghimbau kepada pengikutnya di instagram untuk tidak menjadi bagian dari penyebaran fitnah tersebut. "Entah apa tujuan dari kisah-kisah palsu ini, teman-teman tolong jangan mau jadi bagian dari penyebaran fitnah," tulisnya dalam unggahan tersebut.

    Sebelumnya diketahui bahwa Revina MT mengunggah bukti percakapan antara Dedy Susanto dengan seseorang yang pernah mengikuti terapinya. Percakapan itu memperlihatkan bahwa Dedy melakukan kejahatan seksual kepada kliennya Dalam percakapan tersebut  Dedy mengajak klien untuk melakukan sesi terapinya di dalam kamar hotel.

    M RYAN H


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.