Dewi Irawan Ungkap Ria Irawan Sudah Tahu Kapan Ia Meninggal

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ria Irawan pernah divonis menderita kanker endometrium pada 2014, dandinyatakan sembuh setelah menjalani berbagai pengobatan, seperti kemoterapi dan radiasi. Instagram/@riairawan

    Ria Irawan pernah divonis menderita kanker endometrium pada 2014, dandinyatakan sembuh setelah menjalani berbagai pengobatan, seperti kemoterapi dan radiasi. Instagram/@riairawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewi Irawan mengungkapkan bahwa mendiang adiknya, Ria Irawan sudah mengetahui kapan dirinya akan meninggal. Sejak kecil Ria sering dipanggil Jendul atau Dul yang artinya botak sebagai panggilan sayang. Ria pun sempat bertanya bahwa dirinya akan berada di rumah sakit hingga tanggal 6 Januari 2020.

    "Hari-hari terakhir di RSCM elo komplain tentang dipanggil Dul, Jendul 'dari kecil gue dipanggil Jendul-jendul, Dul sih. Akhirnya gue jadi begini deh jendul atau botak'. Sepertinya elo sudah tahu akhir hidup elo, saat elo bilang 'kita cuma sampai tanggal 6 kan?'" tulis Dewi di Instagram pada Jumat, 14 Februari 2020. Dewi menuliskan kenangan untuk memperingati 40 hari adiknya berpulang. 

    Dan ternyata benar saja Ria dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 6 Januari 2020 akibat kanker yang dideritanya sejak lama. Dewi pun mengaku sudah ikhlas dengan kepergian adiknya. "Pada akhirnya hidup hanya merelakan. Melepas dengan ikhlas. Kembali kepadaNya," tulis Dewi.

    Ria Irawan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Mayky Wongkar menunjukkan nisan istri tercinta. Instagram mayk_wongkar

    Ia hanya ingin mengingat Ria sebagai perempuan yang ceria, menyenangkan, suka membantu sesama, sering berbagi, dan hatinya sangat mulia. "Gue mau mengingat elo seperti ini Dul. Yang selalu ceria, menyenangkan orang lain, membantu menolong saudara/teman/orang yang butuh bantuan, elo sungguh dermawan. Hati elo sungguh mulia," tulis Dewi.

    Dewi juga belajar banyak dari sosok Ria yang selalu mengingatkannya untuk berpikir positif dan tidak mudah emosi. "Elo sering ngingetin gue supaya harus selalu 'jadi positif', tetap optimis dan jangan emosian, mulut jangan rempong," Dewi menambahkan kenangan tentang adiknya.

    Dewi berdoa supaya adiknya akan selalu bahagia bersama ibu dan ayahnya yang juga sudah tiada. "Gue akan kirimin banyak doa, semoga sekarang elo bahagia di sisiNya, Allah SWT. Bahagia bersama ayah dan ibu ya Dul," tulis Dewi. "I love you, Dul, always!" tulis Dewi Irawan di akhir kalimat.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.