Toko Barang Mantan, Komedi Romantis Mantan yang Tak Terlupakan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marsha Timothy berpose saat menghadiri pemutaran perdana film Toko Barang Mantan di XXI Epicentrum, Jakarta, 11 Februari 2020. Toko Barang Mantan merupakan film komedi romantis terbaru yang akan tayang pada 20 Februari 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Marsha Timothy berpose saat menghadiri pemutaran perdana film Toko Barang Mantan di XXI Epicentrum, Jakarta, 11 Februari 2020. Toko Barang Mantan merupakan film komedi romantis terbaru yang akan tayang pada 20 Februari 2020. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Di bulan penuh cinta Februari ini penikmat film Tanah Air akan dihibur dengan film komedi romantis bertajuk Toko Barang Mantan. Film ini mengambil latar cerita yang unik, yakni tentang pemilik toko yang menjual barang-barang pemberian mantan.

    Dalam film ini, Reza Rahardian dan Marsha Timothy beradu akting untuk layar lebar. "Untuk kerja sama, kami membentuk karakter baru, menjalin chemistry baru, bagaimana mendalami karakter masing-masing, kita diskusi. Sebelumnya beberapa kali satu panggung di teater, kali ini medianya saja yang berbeda yaitu film," ungkap Marsha dalam keterangan pers yang diterima TEMPO pada Selasa, 11 Februari 2020.

    Secara garis besar film Toko Barang Mantan bercerita tentang Tristan (Reza Rahardian) bersama para sahabatnya yakni Amel (Dea Panendra) dan Rio (Iedil Putra). Mereka membuka sebuah toko yang menjual barang-barang mantan bagi orang yang ingin move on dari mantannya.

    Tristan rela meninggalkan kuliah demi memajukan toko yang ia dirikan ini. Berbagai kisah sedih, lucu, dan absurd tentang barang-barang yang mereka jual  menjadi makanan sehari-hari. Pada suatu ketika toko tersebut sepi dan bermasalah secara finansial.Reza Rahadian dan Marsha Timothy berpose saat menghadiri pemutaran perdana film Toko Barang Mantan di XXI Epicentrum, Jakarta, 11 Februari 2020. Toko Barang Mantan merupakan film duet perdana bagi Reza Rahadian dan Marsha. TEMPO/Nurdiansah

    Tiba-tiba kehadiran Larasa (Marsha Timothy), yang merupakan mantan Tristan sewaktu kuliah, membuat dunia Tristan jungkir balik. Kembalinya Laras, membuat Tristan bertekad untuk merebut kembali hati Laras dengan batuan Amel dan Rio. Salah satunya demgan membuat tokonya kembali sukses.

    Selain Reza Rahardian, Marsha Timothy, Dea Panendra serta Iedil Putra, film ini juga dibintangi oleh Roy Marten dan Widi Mulia. Sederet bintang terkenal juga terlibat di jajaran pemeran pendukung. Mulai dari Brigitta Cynthia Cherrybelle, Chrismanti Ronaldo, Syifa Hadju, Niken Anjani, Ibob Taringan, Mertin Anugrah, Laura Theux, Fendy Chow, Stella Cornelia, Shareefa Daanish, Mpok Atiek, Ligwina Hananto hingga Gading Marten.

    Keunikan lain dari film besutan sutradara Viva Westi ini adalah karakter Tristan yang diperankan oleh Reza Rahardian. Ia ditampilkan dengan gaya urakan dan rambut gondrong. Sesuatu yang belum pernah terlihat sebelumnya.Reza Rahadian, Marsha Timothy dan sutradara Viva Westi berfoto bersama para pemain saat menghadiri peluncuran trailer dan poster Film Toko Barang Mantan di M Bloc Space, Jakarta, 14 Januari 2020. Selain Reza dan Marsha, film ini juga menghadirkan sejumlah seleb seperti Dea Panendra, Iedil Dzuhri, Roy Marten serta Widi Mulia. TEMPO/Nurdiansah

    Bagi Viva Westi, Film Toko Barang Mantan dirasa cukup dekat dengan banyak orang "Saya sangat yakin dari tema mantan ada sesuatu yang menarik untuk di filmkan. Bahkan dari ide cerita juga belum ada yang pernah menyamai," ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa film ini bukan hanya bercerita tentang barang mantan, tapi tentang cinta.

    Nama Titien Watima yang telah memenangkan dua piala citra pun dipercaya untuk penulisan skenario film ini. Film Toko Barang Mantan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 20 Februari 2020.

    M RYAN H


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.