Gara-gara Film, Adhisty Zara Jadi Bisa Berenang

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adhisty Zara. Instagram.com/@zaraadhsty

    Adhisty Zara. Instagram.com/@zaraadhsty

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks member JKT 48 Adhisty Zara jadi bisa berenang setelah terlibat dalam syuting film Mariposa yang diangkat dari novel berjudul serupa karya Luluk HF.

    "Enggak bisa renang. Lalu ikut workshop selama hampir dua bulan," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 10 Februari 2020.

    Sutradara Fajar Bustomi menjelaskan, workshop dilakukan berbarengan dengan masa pembacaan naskah film. Dia lalu mengapresiasi usaha Zara yang akhirnya membuahkan hasil.

    "Ketika saya baca skrip ada adegan di kolam renang. Tenggelam mereka. Saya sempat ngobrol sama Zara, dia itu takut air. Enggak bisa berenang. Lalu ikut workshop hampir sebulan selama reading. Latihan sama coach-nya belajar menyelam. Saya kaget Zara (akhirnya) bisa menyelam," tutur dia.

    Dalam cuplikan video film yang dirilis hari ini, tampak adegan Zara (yang memerankan tokoh Acha) bertengkar di dekat kolam renang dengan Angga Yunanda yang berperan sebagai Iqbal. Acha terjatuh ke kolam lalu ditolong Iqbal.Adhisty Zara. Instagram.com/@zaraadhsty

    Zara dan Angga untuk kali kedua bertemu dalam film bertema remaja. Keduanya yang pernah terlibat di film Dua Garis Biru mengaku berusaha melepaskan karakter lama masing-masing karakter di Mariposa.

    "Adaptasi karakter pekerjaan yang sulit buat kami. Karena karakter sebelumnya melekat di pemikiran dan hati penonton (Dua Garis Biru). Beruntungnya kami dikasih waktu untuk melakukan reading banyak banget," kata Angga.

    "Beda sekali dengan karakter di film sebelumnya. Aku terbantu proses reading satu bulan. Kami berduka suka diskusi, chat, telepon. Mungkin membiasakan diri aku yang lebih sering ngomong duluan sama Angga," sambung Adhisty Zara.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.