Mengidap Bipolar, Medina Zein Rawat Jalan dan Jauhi Medsos

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka penyalahgunaan narkoba yang juga artis Medina Zein memberikan keterangan pers saat rilis penyalahgunaan narkotika di Dit Resnaroba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 03 Januari 2020. Subdit II Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya akan melakukan rehabilitasi narkoba terhadap Medina Zein selama tiga bulan di Lembaga Pendidikan Polri, Lebak Bulus, Jakarta Selatan hal tersebut merujuk pada hasil asesmen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta yang merekomendasikan Medina Zein untuk direhabilitasi.  ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Tersangka penyalahgunaan narkoba yang juga artis Medina Zein memberikan keterangan pers saat rilis penyalahgunaan narkotika di Dit Resnaroba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 03 Januari 2020. Subdit II Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya akan melakukan rehabilitasi narkoba terhadap Medina Zein selama tiga bulan di Lembaga Pendidikan Polri, Lebak Bulus, Jakarta Selatan hal tersebut merujuk pada hasil asesmen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta yang merekomendasikan Medina Zein untuk direhabilitasi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta -Medina Zein kembali meminta maaf atas seluruh perbuatan yang sudah atas kasus yang menjeratnya karena mengonsumsi obat yang mengandung amfetamin. Hal ini disampaikan melalui kuasa hukumnya di akun Instagram Medina.

    "Berdasarkan informasi dari Penasehat Hukum Medina Zein (RAG&PARTNERS): Assalamualaikum Wr Wb, meluruskan pemberitaan yang telah beredar di media sekarang ini. Sebelumnya atas nama klien kami Medina Zein, ingin menyampaikan permohon maaf atas segala kejadian atau musibah yang telah menimpa klien kami Medina Zein," tulisnya di Instagram pada Sabtu, 8 Februari 2020.

    Dalam unggahan tersebut terlihat Medina tengah duduk di dalam mobil sambil memangku sang buah hatinya bersama Lukman Azhari, suaminya yang menikah pada 2017 silam. Kuasa hukumnya menyatakan bahwa saat ini Medina sedang menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    "Medina Zein adalah hanya manusia biasa layaknya warga negara Indonesia yang taat hukum dan telah menjalani prosesi hukum atas kejadian yang lalu, dan akan menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk seorang Medina Zein," tulisnya.

    Medina juga dibatasi menggunakan media sosial sehingga setiap unggahan di Instagramnya akhir-akhir ini tertulis bahwa diunggah oleh admin. "Sampai saat ini kami membatasi Medina Zein dalam penggunaan media sosial dan berinteraksi dengan dunia luar juga pekerjaannya, demi kebaikan serta pemulihan kesehatan mental dari Medina Zein," tulisnya.

    Medina saat ini tengah fokus menjalani rawat jalan untuk proses kesembuhannya. Ia sempat menyatakan beberapa waktu lalu bahwa dirinya mengidap bipolar. "Saat ini Klien kami sedang menjalankan program penyembuhan rawat jalan," tulisnya. Kuasa hukumnya juga menyatakan dalam waktu dekat Medina akan memberikan klarifikasi mengenai kabar yang beredar saat ini. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus bersama tersangka artis Medina Zein (kanan) memberikan keterangan pers dalam rilis penyalahgunaan narkotika di Dit Resnaroba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 3 Januari 2020. Adik ipar Ayu Azhari yang merupakan istri dari Lukman Azhari, Medina Zein juga terlibat kasus hukum karena dinyatakan positif menggunakan amphetamin dan metaphetamin. Setelah beberapa hari ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, polisi akhirnya memutuskan Medina untuk menjalani rehabilitasi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Kini, Medina lebih meluangkan waktu untuk keluarganya dan mendekatkan diri kepada Tuhan. "Karena diwaktu yang ada sekarang lebih dimanfaatkan untuk banyak beribadah dan berkumpul bersama keluarganya," tulisnya.

    Medina Zein ditangkap pihak berwajib ketika berada di rumah sakit kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Sabtu, 28 Desember 2019. Sebelum itu kakak iparnya, Ibra Azhari kembali ditangkap dengan kasus serupa pada Sabtu, 21 Desember 2019 karena ketahuan memesan sabu dari seseorang.

    Medina Zein mengaku mengidap gangguan bipolar itu sejak 2016. Pengusaha yang ditangkap karena kasus narkoba itu mengatakan bahwa gangguan mental itu merupakan genetik atau turunan. "Jadi memang sebelumnya ibu saya juga terkena bipolar," ujar Medina di kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat, 3 Januari 2020.

    Medina Zein berujar mengonsumsi obat-obatan untuk pengidap bipolar atas izin dokter. Obatnya itu diduga membuat ia positif narkoba saat melakukan tes urine.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.