Kepincut Teman Ganteng, Alasan Zara Adhisty Pacaran dari TK

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zara JKT48 menjadi duta Festival Film Jepang 2019. Instagram

    Zara JKT48 menjadi duta Festival Film Jepang 2019. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Zara Adhisty mengaku mulai pacaran sejak dirinya masih sangat belia. "Aku pacaran dari TK, Om," kata Zara di Youtube channel Deddy Corbuzier pada Rabu, 5 Februari 2020.

    Perempuan 16 tahun ini juga mengaku masih mengingat wajah pacar pertamanya yang bernama Syahid walaupun sudah tidak berkomunikasi lagi sejak mereka putus. "Aku inget mukanya waktu TK, mungkin akan ingat karena rambutnya khas gitu," kata Zara. Keduanya putus karena pisah sekolah ketika naik kelas 1 SD.
      
    "Kalau mamanya Syahid datang (jemput ke sekolah) 'calon menantu' masih TK loh Om," kata Zara. Ia mengaku suka dengan Syahid pada saat itu namun tidak suka dengan perlakuan sang ibu yang menyebutnya sebagai calon menantu. Pacaran ini dimulai ketika Syahid mengajaknya "kita pacaran ya" kemudian Zara pun langsung mengiyakan.

    Setelah masuk SD, perempuan yang dulu dikenal dengan Zara JKT48 ini berpacaran kembali dengan teman satu kelasnya. Namun kembali putus saat kelas 2 karena beda kelas. "Kelas 1 SD punya pacar lagi, satu kelas putus dikelas dua karena beda kelas," kata Zara. Ia pun masih mengingat bagaimana laki-laki tersebut menembaknya. "Ditembaknya di tengah lapangan pakai es krim di tutup matanya, so sweet banget gak sih?" kata Zara. Keduanya pun tidak pernah ada kata putus melainkan keadaan yang membuat keduanya pisah. "Putus otomatis jadi ya udah pisah kelas artinya putus," kata Zara.

    Adhisti Zara alias Zara JKT48 (kiri) bersama Muzakki Ramdhan saat menghadiri peluncuran teaser poster dan teaser trailer film Ratu Ilmu Hitam di Rapi Film, Jakarta, Selasa, 3 September 2019. Ratu Ilmu Hitam merupakan remake dari film horor Suzanna berjudul sama yang ditayangkan pada 1981. TEMPO/Nurdiansah

    Kemudian sejak kelas 3 hingga kelas 5 ia menjomblo karena menurutnya tidak ada yang ganteng saat itu. "Masih kecil kan pikirannya yang ganteng aja yang dipacarin gitu, kalau sekarang enggak, fisik bukan yang utama," kata Zara. Kemudian pacaran kembali dengan laki-laki yang berbeda saat dirinya kelas 6 SD dan putus setelah 9 bulan ketika naik kelas ke SMP di mana Zara pindah sekolah. "Aku ke negeri dia tetap di situ (sekolah) swasta," kata Zara.

    Di sekolah barunya, ia kembali berpacaran dan putus lagi karena ingin fokus dengan kariernya. "Putus karena punya grup, aku bilang 'aku harus profesional'," kata Zara. Ia tidak menyesal lebih memilih kariernya daripada berhubungan dengan laki-laki tersebut.

    Kini dirinya mengaku belum ingin memiliki pacar karena menurutnya dengan tidak memiliki pacar itu lebih enak. "Bebas dan engga ada tanggung jawab untuk satu orang gitu," kata Zara. Pemain film Dua Garis Biru ini ingin memiliki pasangan yang bisa mengerti pekerjaannya, dekat dengan keluarganya. Selain itu, Zara ingin pasangannya nanti juga memiliki kesibukan seperti kuliah atau bekerja. "Supaya sama-sama sibuk kan keren," kata Zara. Ia juga ingin pasangannya kelak juga sayang kepada ibunya karena menurutnya laki-laki yang sayang dengan ibunya pasti akan sayang juga dengan pasangannya.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.