Padi Reborn Rilis Menanti Keajaiban, Tak Baru Tapi Lebih Syahdu

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Padi Reborn berpose saat menghadiri peluncuran video klip dan film pendek Menanti Keajaiban di Jakarta, 5 Januari 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Padi Reborn berpose saat menghadiri peluncuran video klip dan film pendek Menanti Keajaiban di Jakarta, 5 Januari 2020. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Padi Reborn baru saja meluncurkan single kedua dari album Indra Keenam. Single tersebut berjudul Menanti Keajaiban. Single ini dirilis setelah sebelumnya mereka merilis Kau Malaikatku.

    Menanti Keajaiban sebelumnya telah ada di album Save My Soul (2003). "Kalau lagu aslinya kan middle-up, nah kali ini dibuat lebih syahdu, sehingga lagunya lebih melankolis dan mudah didengarkan," kata penabuh drum Padi Reborn Yoyo saat konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

    Vokalis Padi Reborn, Fadly mengatakan grup musiknya sengaja banyak mengaransemen ulang lagu-lagu lama mereka yang belum sempat hits.  "Kami memang sengaja memilih untuk mengaransemen ulang lagu-lagu Padi yang belum hits," katanya.(ki-ka) Personel Padi Reborn, Ari, Yoyo, Fadly saat menghadiri peluncuran video klip dan film pendek di Jakarta, 5 Januari 2020. Padi Reborn juga berkolaborasi dengan Wafda Saifan, Aghniny Haque, Ganindra Bimo, dan Niken Anjani untuk berperan dalam film pendek tersebut. TEMPO/Nurdiansah

    Meskipun bukan lagu baru, Menanti Keajaiban memilki kekuatan magis dari sisi musik dan pemaknaan yang sangat mendalam.

    Fadly mengatakan bahwa lagu Menanti Keajaiban dibuat tanpa pengulangan, sehingga pendengar dapat menikmati lagu itu seperti air yang mengalir. Menurut Fadly, lagu itu mewakili konsep spiritual dan filosofi Padi. Bait-bait lirik lagu itu juga dinilai memiliki kedekaran untuk masing-masing anggota Padi Reborn


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.