Duduk di Barisan Belakang Jemaah Salat, Hotman Paris Dipuji

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hotman Paris bersama Gus Sholah. (Instagram - @hotmanparisofficial)

    Hotman Paris bersama Gus Sholah. (Instagram - @hotmanparisofficial)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea hadir memberikan penghormatan kepada KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada Senin 3 Februari 2020. 

    Ia terbang langsung dari Bali menuju Jombang untuk memberikan penghormatan kepada orang yang telah memberikan gelar nama Gus untuk dirinya itu. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Hotman mengunggah sebuah video yang memperlihatkan ia duduk menunggu di belakang jemaah yang sedang salat zuhur di rumah peninggalan pendiri NU, Hasyim Asy'ari.

    “Netizen jangan nyinyir dulu! Sebelum tiba jenazah Gus Solah maka para kiai salat zuhur di rumah peninggalan pendiri NU (Hasyim Asy’ari). Hotman sudah mau keluar ruangan tapi oleh para kiai disuruh duduk dan dikasih makan,” tulisnya dalam keterangan foto.

    Setelah unggahannya tersebut viral, nama Hotman Paris menjadi trending di jagat Twitter. Banyak warganet yang mengagumi sifat Hotman Paris dan para kiai yang saling menghormati meski berbeda keyakinan.

    “Keren Bang Hotman, kalau aku mungkin nunggunya sambil main handphone, scroll sosmed, atau minum. Tapi dari video ini aku belajar, kalau suatu hari aku harus nunggu temanku ibadah depan mataku, aku akan lebih menghargai dengan ikutan diam tidak melakukan apapun,” tulis akun @rehuellahangela.

    “Pesan moralnya dari video ini begitu damai, begitu indah di mana saling menghargai perbedaan,” tulis akun @DonaldoWisky.

    Selain itu, Hotman Paris juga ikut berebut untuk mengangkat keranda Gus Solah dengan para santri di sana. Hotman juga terlihat akrab dengan para santri.

    Kini unggahan Hotman tersebut sudah ditonton lebih dari 1,1 juta kali.

    M RYAN H


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.