Teddy Minta Rizky Febian Cabut Laporan soal Kematian Lina

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tedy Pardiyana mendatangi gedung Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung di Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat, 10 Januari 2020. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

    Tedy Pardiyana mendatangi gedung Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung di Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat, 10 Januari 2020. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

    TEMPO.CO, Jakarta -Suami dari almarhumah Lina, Teddy, meminta Rizky Febian untuk mencabut laporannya tentang kejanggalan kematian Lina. Hal itu Teddy sampaikan saat diundang oleh Hotman Paris sebagai bintang tamu di acara talk show miliknya.

    Teddy menyampaikan permohonan pencabutan laporan kepada Rizky agar almarhumah Lina bisa tenang. “Biar almarhum tenang, A Iki ya mudah-mudahan bisa nerima memang ini kematian yang wajar, udah takdirnya dari tuhan,” ungkapnya dalam acara talk show Hotman Paris yang diunggah melalui kanal youtube Hotman Paris show pada Rabu, 29 Januari 2020.

    Teddy mengaku sangat kehilangan sosok istri yang ia sayangi.Ia ingin semuanya segera selesai dan saling mengiklaskan. “Emang saya juga gak mau istri tersayang meninggal cepat. Mangkanya buat A Iki mohon mencabut laporannya itu,” kata Teddy.

    Teddy meminta Rizky Febian mencabut laporan karena menurutnya tidak ada kejanggalan dalam kematian Lina. Semuanya murni karena ada riwayat sakit. Teddy juga menuturkan terkait kesaksian Rizky Febian ketika jenazah dimandikan dan tidak memprotes ada keanehan pada tubuh almarhumah.Teddy, mantan suami Lina, di acara Hotman Paris Show. (Instagram-@hotmanparisofficial)

    “Waktu itu juga gak ada yang namanya lebam-lebam, A Iki dan Teh Putri juga liat sendiri mangkanya langsung dimandikan. (Rizky dan Putri) Setuju-setuju aja,” katanya.

    Walaupun demikian, Teddy juga menghormati keputusan putra sulung komedian Sule itu atas pelaporan yang ia buat. Menurutnya itu merupakan hak dari Rizky. “Itu silahkan karena emang si pelapor ingin yang terbaik buat almarhum ibunya, itu haknya,” kata Teddy.

    Untuk menghormati proses hukum, Teddy sudah bersikap koopertif mengikuti arahan dari pihak yang berwajib. “Makanya saya kooperatif, silakan, mau autopsi juga silahkan, mau rekam medis silahkan karena ada history-nya, memang sakit,” katanya.

    M RYAN HIDAYATULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.