Main Drama Seri, Nirina Zubir Belajar Kupas Kunyit Pakai Sendok

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nirina Zubir. Instagram.com

    Nirina Zubir. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Nirina Zubir harus menahan diri untuk berbahasa Minang dengan fasih ketika melakoni karakter Nita dalam drama seri original GoPlay yang ia bintangi, Saiyo Sakato. Nita adalah wanita Minang yang lama tinggal di Jakarta dan jarang berbahasa daerah. Sementara Nirina merupakan wanita berdarah Minang asli dan fasih mengunakan bahasanya. 

    "Rasanya 'gatal' banget buat Nirina untuk ngomong Bahasa Minang, karena di sini karakternya adalah orang Minang yang sudah lama di Jakarta, jadi (Bahasa Minangnya) keluarnya sekali-sekali saja," kata Nirina saat ditemui di Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020.

    Mantan VJ MTV itu juga harus belajar memasak masakan Padang sebelum syuting, lantaran Nita diceritakan memiliki sebuah rumah makan Padang.

    "Persiapannya sama kayak film, ada cooking class juga. Nita diharapkan bisa masak, jadi saya harus belajar sebelum syuting. Mulai dari memotong, goreng, ngulek, ngupas kunyit pake sendok," ungkap Nirina.Aktris Nirina Zubir. TEMPO/Astari Pinasthika Sarosa

    "Dan ini sebuah treatment yang Nirina hargai banget karena kalau serial dibuat seperti ini, maka akan membantu kualitas perfilman kita jadi lebih berwawasan dan kuat karena oersiapannya matang," kayanya lebih lanjut.

    Serial garapan Gina S Noer dengan 10 episode ini berfokus pada Mar (Cut Mini) dan Nita (Nirina Zubir) yang mendapati kenyataan bahwa mereka ternyata berbagi suami yang sama, yaitu Da Zul (Lukman Sardi).

    Kenyataan pahit tersebut mereka dapati tak lama setelah wafatnya Da Zul. Tidak hanya berbagi suami, mereka juga mengelola restoran Minang dengan nama yang sama, "Saiyo Sakato"


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.