Virus Corona Mewabah, Film The Flu Paling Banyak Dicari di Cina

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pendeteksian suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 22 Januari 2020. Pemeriksaan acak dilakukan untuk mewaspadai adanya penumpang yang terkena virus Corona. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas melakukan pendeteksian suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 22 Januari 2020. Pemeriksaan acak dilakukan untuk mewaspadai adanya penumpang yang terkena virus Corona. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Virus Corona telah menewaskan sembilan orang dan menginfeksi lebih dari 400 orang akibat wabah yang berasal dari pusat Kota Wuhan, Cina. Terancam wabah virus baru, banyak orang di Cina  beralih ke game online simulasi wabah dan mencari film bertema bencana berjudul The Flu sebagai bagian dari cara menghadapinya.

    "Cara terbaik untuk menaklukkan rasa takut adalah dengan menghadapinya," kata seorang komentator di Weibo, Twitter ala China, Rabu, 22 Januari 2020.

    Dilansir Reuters, film Korea Selatan berjudul The Flu adalah film yang paling dicari dalam ulasan media China dan situs jejaring sosial Douban. Sebuah film dokumenter tentang SARS 2003 (Sindrom Pernapasan Akut Parah) jadi yang paling banyak dicari di TV.

    Selain itu, 11 dari 14 artikel dengan peringkat teratas di platform konten Toutiao berhubungan dengan pneumonia, begitu juga lebih dari setengah dari 50 topik yang paling banyak dibaca di platform Weibo.

    Wabah virus Corona ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek China pada akhir pekan ini di mana jutaan orang pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga atau berlibur ke luar negeri.

    Namun, momen menguntungkan untuk pariwisata ini terdampak karena sebagian orang membatalkan perjalanan dan menghindari area publik seperti bioskop dan pusat perbelanjaan.

    Penjualan tiket untuk film-film blockbuster yang akan tayang perdana saat liburan juga menurun. Di Wuhan, penonton film yang telah membayar di muka ditawarkan pengembalian dana, berdasarkan platform pemesanan tiket Maoyan dan Taopiaopiao.

    "Dapat dimengerti bahwa virus bisa mencegah orang datang ke bioskop," keluh seorang manajer di sebuah bioskop Beijing, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

    Dia mendorong orang-orang untuk tetap datang tetapi tetap menerapkan langkah pencegahan seperti memakai masker.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.