Suaminya Dituduh Pengangguran, Rina Nose Tak Terima

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rina Nose mengenakan gaun pengantin karya Ivan Gunawan saat menikah dengan Josscy di Belanda, Selasa (22/10). Instagram/@rinanose16)

    Rina Nose mengenakan gaun pengantin karya Ivan Gunawan saat menikah dengan Josscy di Belanda, Selasa (22/10). Instagram/@rinanose16)

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian Rina Nose kembali menghadapi netizen yang julid dan menyerangnya. Ia mendapatkan tuduhan tidak mengenakkan mengenai suaminya, Josscy Vallazza Aartsen yang dinikahinya pada Oktober tahun lalu. Salah satu netizen mengomentari Josscy yang dianggap selalu mengikuti kemana pun Rina pergi bahkan ketika sedang bekerja.

    Rina pun mengunggah bukti tulisan yang disampaikan netizen tersebut di Instagram Story pribadinya pada Sabtu, 18 Januari 2020. Dalam tulisannya, netizen tersebut menganggap kalau Josscy tidak memiliki pekerjaan.

    "Suaminya ngintil terus, kayanya suaminya pengangguran deh, cowo jaman sekarang hobinya diempanin bae, lah nu penting mah boga salaki," tulis akun @jusufperdana74.

    Membaca hal tersebut, Rina menegaskan bahwa ia tidak peduli jika sang suami bekerja atau tidak. Menurut dia, dengan pekerjaan yang selama ini ia jalani membuatnya bisa menghidupi dirinya sendiri tanpa perlu bergantung dengan siapapun dalam segi materi. Bahkan ia meminta netizen yang merupakan seorang laki-laki itu untuk mencari perempuan yang bisa menerima perilaku dirinya yang nyinyir tersebut.

    "Gak penting juga laki gue mau kerja atau nganggur! Kagak ngaruh juga buat gue! Toh gue udah punya semua! Gak pernah minta diempanin laki! Terus kalau ada lagi yang beruntung dapetin gue, kenapa lu yang uring-uringan? Pengen diempanin ya? Cari aja cewek kaya raya yang mau nerima kelakuan nyinyir lu," balas Rina.

    Usai menjawab tanggapan netizen tersebut, Rina tidak habis pikir mengapa sampai saat ini masih ada yang bisa mengatakan hal demikian. Rina pun merasa bahwa netizen tersebut mempunyai perilaku yang tidak mengerti mengenai hati nurasi dan rasa kemanusiaan.

    "Mungkin dimulai dari TK, SD, SMP, SMA, harusnya sekolah-sekolah itu punya mata pelajaran wajib pendidikan perilaku dan kepribadian deh atau pendidikan hati nurasi dan kemanusiaan," ujar Rina.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.