Sinta Nuriyah: Jilbab Tak Wajib Bagi Perempuan Muslim

Reporter

Istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah menyampaikan sambutan pada peringatan Haul ke-10 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta, Sabtu malam, 28 Desember 2019. Gus Dur berpulang pada 30 Desember 2009, setelah dirawat karena komplikasi sejumlah penyakit. ANTARA/Asprilla Dwi Adha

TEMPO.CO, JakartaSinta Nuriyah, istri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengatakan bahwa perempuan muslim tidak wajib untuk memakai jilbab. Ia pun menyadari bahwa masih banyak orang yang keliru mengenai kata jilbab dan hijab.

Menurut dia, hijab tidak sama pengertiannya dengan jilbab. "Hijab itu pembatas dari bahan-bahan yang keras seperti kayu, kalau jilbab bahan-bahan yang tipis seperti kain untuk menutup," kata Sinta di YouTube channel Deddy Corbuzier pada Rabu, 15 Januari 2020.

Ia mengakui bahwa setiap muslimah tidak wajib untuk mengenakan jilbab karena memang begitu adanya yang tertulis di Al Quran jika memaknainya dengan tepat. "Enggak juga (semua muslimah harus memakai jilbab), kalau kita mengartikan ayat dalam Al Quran itu secara benar," kata Sinta. 

Selama ini ia berusaha mengartikan ayat-ayat Al Quran secara kontekstual bukan tekstual. Sinta juga mengakui bahwa kaum muslim banyak yang keliru mengartikan ayat-ayat Al Quran karena sudah melewati banyak terjemahan dari berbagai pihak yang mungkin saja memiliki kepentingan pribadi.

"Dipengaruhi oleh adat budaya setempat, cara berpikir dia juga itu mempengaruhi pemahaman terhadap ayat-ayat agama yang bukan menjadi bahasanya, yang sama bahasanya pun bisa salah juga mengartikannya," kata Sinta.

Anaknya, Inayah Wahid yang berada di sebelahnya pun setuju dengan pendapat Sinta. Menurut dia, penafsir memang harus memiliki berbagai persyaratan untuk mengartikan ayat-ayat Al Quran. "Enggak boleh orang menafsirkan dengan sembarangan," kata Inayah.

Keduanya pun menyadari setelah berkata demikian akan banyak yang tidak setuju dengan pandangannya hingga mendapatkan perisakan oleh netizen. Namun mereka juga tidak ingin memaksakan orang di luar sana untuk setuju dengan mereka.

MARVELA






Fatima Payman, Senator Berjilbab Pertama di Australia

18 jam lalu

Fatima Payman, Senator Berjilbab Pertama di Australia

Fatima Payman, wanita kelahiran Kabul, Afganistan itu telah membuat sejarah baru lantaran menjadi senator berhijab pertama di Negeri Kanguru.


Presiden Ebrahim Raisi Siap Bertindak Tegas Atasi Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

2 hari lalu

Presiden Ebrahim Raisi Siap Bertindak Tegas Atasi Aksi Protes Kematian Mahsa Amini

Unjuk rasa atas kematian Mahsa Amini telah menyulut kemarahan warga Iran di 31 provinsi.


4 Fakta Seputar Kerusuhan di Iran Akibat Demonstrasi Besar

4 hari lalu

4 Fakta Seputar Kerusuhan di Iran Akibat Demonstrasi Besar

Gelombang aksi protes terkait kematian seorang wanita muda, Mahsa Amini, di Iran berujung ricuh hingga menelan sedikitnya 17 tewas dan puluhan luka.


Tentara Iran Ancam Tindak Tegas Pengunjuk Rasa Dukung Mahsa Amini

4 hari lalu

Tentara Iran Ancam Tindak Tegas Pengunjuk Rasa Dukung Mahsa Amini

Angkatan bersenjata Iran ancam demonstran dukung Mahsa Amini bawa mereka akan bertindak tegas untuk memastikan keamanan dan perdamaian di negara itu.


Jurnalis CNN Tolak Pakai Jilbab, Presiden Iran Batalkan Wawancara

5 hari lalu

Jurnalis CNN Tolak Pakai Jilbab, Presiden Iran Batalkan Wawancara

esiden Iran Ebrahim Raisi membatalkan wawancara dengan koresponden senior CNN Christiane Amanpour setelah sang jurnalis menolak mengenakan jilbab


Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

5 hari lalu

Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

Top 3 dunia pada 22 September 2022, di urutan pertama unjuk rasa yang dilakukan perempuan Iran untuk memprotes ketatnya aturan berjilbab di negara itu


Aksi Protes Aturan Jilbab di Iran, Demonstran Bakar Kantor Polisi

5 hari lalu

Aksi Protes Aturan Jilbab di Iran, Demonstran Bakar Kantor Polisi

Kerusuhan di Iran kian memanas pasca kematian Mahsa Amini, para pengunjuk rasa di Teheran dan kota-kota Iran lainnya membakar kantor polisi dan kendaraan.


Wanita Iran Ramai-ramai Bakar Jilbab, Protes Aturan Wajib Hijab

6 hari lalu

Wanita Iran Ramai-ramai Bakar Jilbab, Protes Aturan Wajib Hijab

Wanita di beberapa kota Iran melepas dan membakar jilbab mereka untuk memprotes hukum wajib jilbab di negara mereka.


Pemimpin Tertinggi Iran Kirim Utusan Temui Keluarga Mahsa Amini, Protes Masih Berkecamuk

7 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Kirim Utusan Temui Keluarga Mahsa Amini, Protes Masih Berkecamuk

Melalui utusannya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan belangsungkawa atas kematian Mahsa Amini.


Lima Orang Tewas dalam Protes atas Kematian Mahsa Amini di Iran

7 hari lalu

Lima Orang Tewas dalam Protes atas Kematian Mahsa Amini di Iran

Lima orang tewas di wilayah Kurdi Iran ketika tentara melepaskan tembakan terhadap pengunjuk rasa yang memprotes kematian seorang wanita di tahanan.