Hampir Kena Tipu, Marzuki Alie Minta Penjelasan Jokowi

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, menjawab pertanyaan awak media setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018. Marzuki Alie diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, terkait dengan tindak pidana korupsi pengadaan e-KTP. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, menjawab pertanyaan awak media setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018. Marzuki Alie diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, terkait dengan tindak pidana korupsi pengadaan e-KTP. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -  Mantan Ketua DPR Marzuki Alie hampir tertipu oleh penjual ponsel melalui aplikasi pesan Whatsapp. Dalam pesannya, penjual tersebut mengatasnamakan dirinya sebagai karyawan dari kantor PT. Khoirunshop.celular milik Kaesang, putra bungsu Presiden Joko Widodo.

    Penjual yang mengaku bernama Putri itu menawarkan hp dari segala merek dan tipe dengan harga terjangkau dan bebas pajak. Membaca hal tersebut Marzuki menolak dengan alasan ponselnya masih baru. Namun Putri mengatakan bahwa Marzuki tidak boleh menolaknya karena merupakan perintah. Merasa terganggu, Marzuki pun meminta penjelasan dari Jokowi melalui cuitan di Twitternya pada Rabu, 15 Januari 2020.

    "Saya dihubungi seseorang dari kantor Mas Kaesang, katanya ini perintah Pak @jokowi untuk membeli hp android. Saya agak terganggu, karena atas nama presiden, juga impor tidak bayar pajak. Apa benar berita ini, katanya siap dikonfrontir. Kalau produk lokal, saya percaya, tapi ini impor," tulis Marzuki.

    Karena merasa namanya disebut-sebut, Kaesang pun menanggapi cuitan itu dan memberikan penjelasan bahwa itu bukan perusahaan miliknya. "Mohon izin pak, saya gak ada PT yang namanya Khoirun Shop Cellular," tulis Kaesang.

    Mengetahui bahwa Kaesang sendiri yang menyatakan hal tersebut, lantas Marzuki langsung menghapus cuitan sebelumnya dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang tersinggung. Rencananya ia juga akan segera menempuh jalur hukum supaya oknum tersebut tidak mengulanginya.

    "Karena sudah ada klarifikasi dari mas Kaesang, maka tweet saya hapus, saya akan laporkan langsung ke polisi lewat twitter ini. Semoga @DivHumas_Polri respon karena mencemarkan nama presiden. No HP +62 819-3701-1171 nama Putri," balasnya.

    Ia juga memberikan penjelasan bahwa tidak ada maksud buruk dengan melakukan hal tersebut. Ia hanya tidak terima jika nama presiden dicemarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. "Ini mas nomornya +62 819-3701-1171 dia tunjukkan siapa-siapa saja yang beli. Memang kebetulan harganya murah dan masuk akal dapat dari lelang. Saya gak percaya dan tidak akan pernah beli. Yang masalah bagi saya, nama presiden yang dibawa bawa, ini sudah mencemarkan nama baik," tulis Marzuki.

    Lantaran cuitan itu, Marzuki menjadi bahan olokan netizen. Mereka menilai sekelas Marzuki seharusnya tak mudah dibohongi dan menuliskan cuitan seperti itu. 

    Ketika dihubungi Tempo, Marzuki dengan tertawa menjelaskan, bahwa sejak awal ia sudah mengetahui jika Putri hendak menipu dirinya. "Hanya dia pakai nama Pak Tjahjo Kumolo dan memberikan nomor yang dua-duanya memang benar nomornya Pak Tjahjo," katanya. 

    Ia sendiri mengaku sebelum mencuit soal penipuan itu, sudah menghubungi beberapa nama yang disebut pejabat itu. "Sebelun mengetweet, saya sudah klarifikasi ke semua kok, sudah tahu, pada baper semua netizen yang merespons tweet saya itu, dikira saya bodoh," ujarnya. 

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.