Klaim Bisa Berkomunikasi dengan Nabi, Ningsih Tinampi Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ningsi Tinampi. instagram.com/ningsitinampi

    Ningsi Tinampi. instagram.com/ningsitinampi

    TEMPO.CO, JakartaNingsih Tinampi akhirnya meminta maaf atas perbuatannya yang mengaku bisa berkomunikasi bahkan memanggil malaikat dan para nabi.

    "Saya mohon maaf untuk seluruhnya terutama umat Islam semuanya saya yang saat itu memanggil, bukan memanggil ingat ya kita dalam mimpi aja bertemu Rasul, Rasul tidak bisa diduplikat atau apapun bentuknya karena itu adalah Rasul kita," katanya dalam video di channel YouTubenya pada Rabu, 15 Januari 2020. Dalam video berdurasi 23 menit itu tidak tampak ekspresi wajah Ningsih yang menunjukkan penyesalan.

    Sebelumnya, Ningsih mengunggah video saat mengobati pasiennya pada Jumat, 10 Januari 2020. Ningsih menyatakan bahwa dirinya dapat mendatangkan para malaikat, nabi bahkan Rasulullah. "Kamu salah satu yang ketemu para nabi, malaikat, tinggal satu kamu harus kuatin ya akan aku panggil Rasulku Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang aku sayangi dan aku cintai," kata Ningsih.

    Ningsih yang terkenal dengan kemampuannya dalam pengobatan alternatif itu mengaku bahwa saat itu ia ingin mengingatkan kepada seluruh umat Islam supaya tidak terjerumus ke hal yang tidak baik. "Itu dengan tujuan, mengingatkan kita semuanya agar kita dilepaskan dari maksiat dan kita kembali lagi tobat kepada Allah," katanya.

    Ningsih pun mengaku ketika melakukan ibadah salat magrib sempat didatangi oleh para malaikat yang memintanya segera menunaikan ibadah umrah. Ia diminta berdoa kepada Allah untuk Indonesia. Ningsih mengaku heran atas sebagian netizen yang menganggapnya sesat ketika berkomunikasi dan memanggil Rasulullah ke rumahnya.

    "Kalau saya sesat, sesatnya dari mana? Karena saya bisa berkomunikasi sama Rasul, memang saya bisa melakukan itu, bukan aku yang melakukan tapi aku selalu diutus harus melakukan ini harus melakukan ini," kata Ningsih.

    Ia pun siap jika apa yang dilakukannya sampai saat ini adalah sesat dan bersedia menanggung semuanya. "Kalau pengobatan saya ini sesat, saya berhenti dan saya siap menanggung semuanya," katanya.

    Ningsih juga tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang mengenai dirinya. Ia yakin bahwa apa yang dilakukannya ini merupakan perintah dari Allah untuk membantu pasiennya dalam berjuang melawan ilmu hitam. "Walaupun saya minta maaf tetap saya jalankan apa yang diperintah Allah dan apa yang diperintah Rasul pada saya."

    Mbah Mijan pun menanggapi apa yang dilakukan Ningsih yang menurut dia sudah berlebihan. Ia merasa perlu bersuara adalah soal pemanggilan malaikat, nabi, dan rasulullah oleh Ningsih. Dalam video tersebut Ningsih juga memperbolehkan para indigo untuk memberikan pendapat mengenai apa yang dilakukannya. Sehingga Mbah Mijan pun tidak ragu untuk memberikan pendapatnya.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!