Luapkan Kemarahan, Jerinx SID Ancam Turis Pembuat Onar di Bali

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penabuh drum group musik Superman Is Dead Jerinx. SID di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin, 18 Maret 2019. TEMPO | I Made Argawa

    Penabuh drum group musik Superman Is Dead Jerinx. SID di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin, 18 Maret 2019. TEMPO | I Made Argawa

    TEMPO.CO, Jakarta - Drummer Superman is Dead, Jerinx SID, meluapkan amarahnya terhadap para turis yang seringkali merugikan warga di Pulau Dewata Bali. Kemarahan Jerinx dipicu video viral yang memperlihatkan seorang turis asing mengendarai mobil  menabrak puluhan pengendara motor di daerah Jimbaran.

    Lewat akun Instagramnya, Jerinx membagikan video yang memperlihatkan bagaimana turis tersebut diamuk massa. Jerinx pun meminta pemerintah setempat dapat memberikan tindakan tegas kepada turis pembuat onar dan mengancam jika tidak segera ditindak, maka warga yang akan bertindak.

    "Jika @kostergubernurbali @giri.prasta @poldabali @ditjen_imigrasi @imigrasidenpasar tak segera ambil tindakan tegas membuat regulasi pariwisata baru, kita (warga) saja yg turun langsung yuk?" tulisnya di Instagram pada Jumat, 10 Januari 2020.

    Ia mengajak untuk sekali dalam seminggu berkumpul di titik-titik rawan yang sering terjadi keributan khususnya di Bali Selatan. "Kalau ketemu yang gini-gini, habisi di tempat. Jadikan ia headline di media Internasional supaya anjing-anjing macam ini males/batal ke Bali," lanjutnya.

    Menurutnya, tidak masalah jika akibat tindakan tersebut pariwisata Bali akan sepi dari para turis untuk sementara waktu yang penting warga akan hidup lebih tenang. "Untuk jangka panjang, berkurangnya turis-turis macam ini justru akan sangat bagus utk pariwisata Bali," lanjutnya.Jerinx SID. (Instagram - @jrxsid)

    Dalam unggahannya Jerinx menuliskan turis yang tidak disebutkan identitasnya itu sedang dalam keadaan mabuk. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 8 Januari 2020 malam hari. "Menurut informasi korban berjumlah 22 orang dan saat ini ada yg masih dirawat di rumah sakit," tutupnya.

    Kemarahan Jerinx kepada para turis pembuat onar mendapat banyak dukungan dari sejumlah netizen yang juga pernah merasakan hal yang sama. "Sangat setuju bli. Tamu selayaknya sopan di rumah tuan rumah!! Respect," tulis akun @tessarjuanito. "Setuju , harus ada kebijakan dan regulasi baru tentang nama nya Visa! Kita saja bisa diketatkan masuk Australia , kenapa kita tidak bisa menggunakan kebijakan tertentu kita di Bali , pemerintah daerah harus berani bersikap," tulis akun @tudeangga_14.

    "Setuju pak de, karena kualitas tamu yang datang kebali seharusnya semakin bagus bukan malah sebaliknya, karena pariwisata Bali semakin kesini semakin dijual murah," tulis akun @yudhaarmwn. "Semoga Bali segera teduh dalam waktu dekat, tanpa bule bule sok jago macem itu orang yang mikir kalo di Bali kaga ada aturan dan hukum," tulis akun @polikarpus.d.k. "Setuju. kalo di diamkan lambat laun tambah kacau, sikat!" tulis akun @denizoee.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.