Ikut MeMiles, Penyanyi Marcello Tahitoe Dapat Hadiah Mobil

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcello Tahitoe atau yang lebih akrab disapa Ello dikabarkan tersandung masalah narkoba. Aparat dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan dikabarkan menangkap penyanyi tersebut. Instagram.com/@Marcello_tahitoe

    Marcello Tahitoe atau yang lebih akrab disapa Ello dikabarkan tersandung masalah narkoba. Aparat dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan dikabarkan menangkap penyanyi tersebut. Instagram.com/@Marcello_tahitoe

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyanyi Marcello Tahitoe atau akrab disapa Ello menjadi salah satu artis yang bakal diperiksa polisi terkait keterlibatannya dalam investasi bodong MeMiles yang dioperasikan oleh PT Kam and Kam.

    Petra, manajer Ello menuturkan motif kerja sama dengan Google menjadi alasan mengapa penyanyi Marcello Tahitoe mau menjadi anggota dari aplikasi investasi MeMiles. "Mereka mengaku perusahaan iklan yg belerja sama dengan Google," ujar Petra kepada Bisnis.com, Jumat, 10 Januari 2020.

    Petra menilai pihak MeMiles memanfaatkan nama Ello sebagai public figur untuk memperluas skema bisnis mereka di awal. “Setiap perusahaan apapun sangat senang kalau ada public figure membeli product-nya. Mereka perlu exposure. Begitu pula kejadian ini perlu exposure atau certain people yang kira-kira menarik untuk di-expose,” kata Petra.

    Petra sendiri menolak untuk berkomentar berapa jumlah dana yang sudah diinvestasikan oleh pelantun lagu Hanya Kamu tersebut. Apalagi, selama bekerja sama dengan Ello pun, Petra mengaku jarang berbicara mengenai hal finansial karena alasan privasi.Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (tengah) menunjukkan barang bukti uang saat rilis kasus investasi ilegal di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jumat, 10 Januari 2020. Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam kasus investasi bodong 'MeMiles' yang dikelola PT Kam And Kam, termasuk uang sekitar Rp 122,3 miliar. ANTARA/Didik Suhartono

    “Saya rasa nggak perlu saya menjawab ke media, kan. Nanti saja Ello menjawabnya di kepolisian ketika sebagai saksi,” kata Petra.

    Namun, Petra sendiri tak menampik kalau pria berusia 36 tahun tersebut medapatkan hadiah berupa mobil saat melakukan transaksi di aplikasi yang sudah beroperasi selama 8 bulan terakhir tersebut. “Kalau ini dapat mobil, jadi kan teman-teman (Ello) juga tanya-tanya. Yang dapat mobil, motor dan hp atau yang lainnya tidak hanya Ello saja, kok. Ello salah satu,” ujar Petra.

    Mengenai jadwal pemeriksaan atas dugaan keterlibatan dalam praktik bisnis ilegal ini oleh Polda Jatim, Petra sendiri menyebut Ello akan bersikap kooperatif.“Polisi Polda Jatim melakukan tugasnya dan itu wajar, prosedur,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.