Denyut Sebuah Kota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, : Perempuan-perempuan asyik mencuci di bantaran sungai. Pemandangan itu gampang menggiring kesan tentang suasana daerah pedesaan. Padahal aktivitas itu terjadi di Tukad (sungai) Badung yang membelah pusat Kota Denpasar.Begitulah. Setiap kota memiliki warna dan ironinya sendiri. Bagi Denpasar, yang sudah melampaui masa kerajaan, kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga masa pembangunan, keragaman itu begitu terasa, terutama dalam tumpang-tindih dan kesemrawutan arsitektur serta fungsi sosialnya. Sekelompok mahasiswa arsitektur Universitas Udayana kini berusaha mengabadikan kesan itu melalui foto-foto yang dipamerkan dalam tema "Dialogue to the City". Pameran pada 18-30 di Danes Art Veranda ini memajang 45 karya. Fokus yang diambil adalah kawasan Jalan Gajah Mada, yang secara turun-temurun merupakan pusat kesibukan Denpasar.Di jalan itu terletak pasar tradisional terbesar di Bali, berdekatan dengan pusat pemerintahan, hotel tertua, kawasan pecinan, Tukad Badung, pura, dan masjid. Bangunan dengan berbagai model saling berdesakan, jalan-jalan senantiasa sibuk dengan berbagai kegiatan. Mereka berebut ruang eksistensi untuk memperjuangkan napas hidup. "Banyak detail yang biasanya terlewatkan bisa kami tangkap melalui lensa," Gede Sukarsana, dosen fotografi yang menjadi pembimbing dalam pembuatan karya ini, menyebutkan.Para fotografer yang terlibat umumnya tidak pernah memperhatikan dengan seksama obyek foto mereka sebelum menggarap proyek itu. Sebagaimana masyarakat biasa, mereka hanya menganggap Jalan Gajah Mada sebagai sarana untuk dilewati. Begitu pun dengan obyek-obyek yang ada di sekitarnya. Kini mereka dipaksa mencari sudut-sudut yang unik dan memiliki makna tersendiri.Tuntutan atas detail bukan hanya karena keharusan mendokumentasikan ruang-ruang arsitektural sesuai dengan bekal ilmu mereka, tapi juga karena tuntutan untuk menampilkan karya fotografi yang mengandungunsur seni dengan permainan komposisi bentuk, warna, dan cahaya. Bahkan mereka mesti pintar memilih angle agar sebuah foto menggambarkan sebuah cerita dan memancing imajinasi penikmatnya.Menurut Sukarsana, pelajaran fotografi bagi mahasiswa arsitektur sejak awal dimaksudkan untuk mengasah kepekaan seni dalam mendesain karya. Ia mengatakan selama ini di kalangan arsitek fotografi lebih berfungsi hanya sebagai alat dokumentasi. "Sekarang kita tanamkan pendekatan yang berbeda," katanya tegas. Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas ini, Ady Widiantara, mengaku, fotografi memberi variasi-variasi yang tak pernah terduga sebelumnya dan justru berasal dari obyek-obyek faktual di sekitar mereka. ROFIQI HASAN

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.