Medina Zein Ditahan, Sarah Azhari: Tak Tahu Menahu

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Medina Zein saat berlibur ke Amsterdam (Instagram @medinazein)

    Medina Zein saat berlibur ke Amsterdam (Instagram @medinazein)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Sarah Azhari buka suara soal keterlibatan adik iparnya, Medina Zein dalam penyalahgunaan narkoba. Adik kandung dari aktris Ayu Azhari ini mengatakan akan tetap mendukung dan membantu Medina Zein apapun yang terjadi.

    Hal ini dikatakannya melalui unggahan di akun Instagramnya pada Selasa, 31 Desember 2019. "Terkait apapun yang terjadi kepada adik saya Medina Zein, sebagai kakak saya akan berusaha membantu dan memberikan dukungan terhadap Medina," tulis Sarah. Perempuan 42 tahun ini mengaku tidak tahu mengenai keterlibatan sang adik ipar dengan obat terlarang itu.

    Sejak tinggal di Amerika bersama keluarga kecilnya, membuat Sarah sulit untuk bertemu dengan adiknya. "Saya selaku kakak yang sudah lama tidak berada dekat dengan adik-adik saya karena tinggal di negara lain dan tidak tahu menahu dengan kejadian sesungguhnya, akan memberikan dukungan yang terbaik untuk Medina,"

    Pengusaha Medina Zein ditahan pihak berwajib lantaran terbukti positif menggunakan narkoba. Medina ditangkap ketika berada di rumah sakit kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Sabtu, 28 Desember 2019. Sang suami Lukman Azhari juga tidak bisa menemani Medina dalam melalui proses hukum karena tengah menjalani ibadah umrah di Mekkah.

    Sebelum Medina Zein terseret, kakak Sarah dan Lukman, Ibra Azhari kembali ditangkap dengan kasus serupa. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap aktor Ibra Azhari pada Sabtu, 21 Desember 2019 karena ketahuan memesan sabu dari seseorang. Kakaknya, Ayu Azhari juga sempat meminta maaf atas kejadian tersebut dan mengatakan bahwa itu di luar kendalinya.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.