Venna Melinda 7 Tahun Jadi Jomblo, Impian Tercapai Setelah Cerai

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Venna Melinda. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    Venna Melinda. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Venna Melinda mengaku sejak bercerai dirinya menjadi lebih terbuka untuk bersosialisasi. "Pada saat itu saya berpikir, wah ini single parent saya harus lebih membuka diri karena dari dulu saya pakai kaca mata kuda," kata Venna dalam acara Hotman Paris Show pada Kamis, 19 Desember 2019.

    Ketika masih bersuami Ivan Fadilla, mantan anggota DPR ini merupakan orang yang tertutup. Kemudian dia harus beradaptasi dengan keadaan saat menjadi orang tua tunggal. "Saya harus lebih fleksibel, dulu saya jutek banget," kata Venna.

    Perempuan berusia 47 tahun ini mengambil hikmah dari perceraiannya. Impiannya untuk memiliki anak perempuan bisa terwujud setelah tidak memiliki suami. "Saya pengen banget punya anak perempuan, tapi saat punya suami, saya enggak punya anak perempuan. Waktu saya sendiri malah Allah memberikan saya anak perempuan," kata Venna.

    Venna Melinda bersama anaknya. instagram.com

    Hampir tujuh tahun setelah perceraiannya, Venna Melinda tidak pernah menjalin hubungan dengan laki-laki. "Tujuh tahun jomblo," kata Venna. Kini, dia ingin fokus dengan ketiga anaknya, Verrell Bramasta, Athalla Naufal, dan Vania Athabina. Venna ingin meluangkan banyak waktu untuk mereka. " Tujuh tahun ini aku lagi banyak waktu sama anak-anak."

    Venna Melinda tidak menutup kemungkinan untuk menikah lagi. Meski begitu, dia tak ingin buru-buru karena ingin yang terbaik dan tepat untuk diri dan anak-anak. "Saya yakin Allah pasti memberikan saya jodoh yang bener-bener buat saya, tapi bukan saya nyari. Karena kalau kita mencari, mata manusia bisa salah," kata Venna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.