Konser 40 Tahun Sang Pianis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: -- Pianis Indonesia, Ananda Sukarlan, akan mengadakan konser tunggal dalam rangka merayakan ulang tahunnya ke-40 pada 17 Juli mendatang. Selain di Indonesia, konser bertajuk "The Maestro @40" itu digelar di Santander (23 Agustus) dan Madrid (12 September), Spanyol; serta Meksiko (12 Oktober). Menurut Ananda, ia tidak pernah membayangkan akan melangsungkan konser tunggal merayakan ulang tahunnya. "Ini semua gagasan dari teman-teman," ujarnya pekan lalu. Pada setiap konser, Ananda akan membawakan satu lagu baru yang diciptakan khusus untuk diperdanakan di pentas itu. Di Jakarta, konser akan berlangsung di Ballroom Hotel Alila dengan kapasitas sekitar 150 orang. Turut tampil dalam konser itu Jakarta Children & Youth Choir pimpinan Rizal Tandrio dan grup paduan suara Bina Vokalia. Pada konser itu, Ananda akan membawakan lima karya terbarunya, yaitu kumpulan lagu-lagu Nyanyian Malam yang disuarakan oleh baritonis Joseph Kristanto dan sopranis Aning Katamsi. Ada pula komposisi Yang Paling Menakjubkan dari puisi cinta Sapardi Djoko Damono dan lagu Meninggalkan Kandang yang didedikasikan bagi mendiang mantan Menteri Pendidikan Fuad Hasan.Ananda adalah jebolan Sekolah Musik Jakarta yang melanjutkan studi piano di Walter Hautzig Conservatory di Harford, Amerika Serikat. Selanjutnya ia menimba ilmu di The Hague Conservatory, Belanda. Pria kelahiran 10 Juni ini mulai menikmati kemenangan di berbagai kompetisi piano di Eropa sejak 1990-an. Pria yang menikahi perempuan Spanyol, Raquel Gomez, ini tinggal di Cantabria, Spanyol, dan membangun karier musiknya di Eropa.Berbagai penghargaan bergengsi pernah diraupnya. Sebut saja Eduard Elipse Award 1988, Belanda; juara Nadia Boulanger 1993, Prancis; Blanquefort Piano Competition 1994, Prancis; Outstanding Misicians on 20th Century 2000, Mont Blanc Asia 2003; dan orang Indonesia pertama yang tercatat di The International Who's Who in Music. Selama berkarya, Ananda telah menghasilkan lebih dari 10 album. TITO SIANIPAR

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.