Nominasi FFI 2019, Lukman Sardi: Menarik dan Imbang

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukman Sardi dan istri di atas red carpet malam puncak Festival Film Indonesia, Minggu, 8 Desember 2019, Foto: Marvela

    Lukman Sardi dan istri di atas red carpet malam puncak Festival Film Indonesia, Minggu, 8 Desember 2019, Foto: Marvela

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil nominasi FFI 2019 dinilai menarik. Musababnya, Ada kesei,amgan\  Ketua Komite Festival Film Indonesia Lukman Sardi senang dengan hasil pemilihan nominasi untuk FFI 2019 yang diselenggarakan pada Ahad, 8 Desember 2019.

    "Kalau dari hasil nominasinya aku sih suka dan menarik," kata Lukman Sardi sebelum FFI dimulai. "Karena perimbangan antara yang generasi yang mudanya sama yang seniornya keliatan," kata Lukman Sardi.

    Salah satu yang menunjukkan hal tersebut adalah nominasi dalam kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik. Nirina Zubir dalam film Rumah Cemara disandingkan dengan Zara JKT48 dalam film Dua Garis Biru. Nirina Zubir telah terlebih dahulu terjun di dunia perfilman sejak tahun 2004. Sedangkan Zara JKT48 mulai dikenal saat bermain di film Dilan pada 2018.

    Menurutnya ini menandakan bahwa kualitas dari pemain film generasi muda itu meningkat. "Berarti kan ini mengartikan kualitas keaktoran itu meningkat," kata Lukman Sardi.

    Sebagai salah satu yang masuk kedalam nominasi kategori Pemeran Utama Pria Terbaik, Lukman Sardi juga menyatakan bahwa semua nomine yang terpilih merupakan pemenang. Hanya memang harus ditentukan satu orang siapa yang akan mendapatkan Piala Citra tersebut.

    Malam Anugerah Piala Citra 2019 diselenggarakan di Studio Metro TV, Jakarta. Total ada 21 kategori yang terdaftar dan satu penghargaan Lifetime Achievement. Proses penjurian sendiri telah dimulai sejak bulan September hingga Desember 2019.


    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.