Ada Tim Kurator di FFI 2019 yang Bertugas Seleksi Film

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Garin Nugroho kembali menghadirkan karya film panjang terbaru berjudul

    Sutradara Garin Nugroho kembali menghadirkan karya film panjang terbaru berjudul "Kucumbu Tubuh Indahku" (Memories of My Body). Film ini berhasil masuk dalam sesi bergengsi Orizzonti Competition, Venice Film Festival ke-75 yang akan berlangsung pada tanggal 29 Agustus-8 September 2018

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda dalam pergelaran FFI 2019 dengan tahun sebelumnya. Ketua Komite Festival Film Indonesia Lukman Sardi menuturkan sistem penjurian tahun ini dan sebelumya berbeda. 

    "Proses penjurian yang membedakan, kami punya tim kurator," kata Lukman Sardi sebelum perhelatan FFI 2019 dimulai pada Ahad, 8 Desember 2019. Ia mengatakan tim kurator tersebut terdiri dari tujuh orang.

    Tujuh orang tersebut ditugaskan untuk menyeleksi ratusan film hingga akhirnya ada 18 film cerita panjang yang dinominasikan dalam 21 kategori. "Kurator ini tugasnya adalah menentukan seleksi pendek," kata Lukman Sardi.

    Ini merupakan hasil evaluasi yang dilakukan di tahun sebelumnya. Menurutnya dengan kehadiran tim kurator ini dapat mempermudah tahap penyeleksian. "Karena di tahun kemarin berdasarkan evaluasi sangat menyulitkan juga kalau dari temen-temen asosiasi langsung nontonin 160 atau 120 film," kata Lukman.

    Pria yang juga masuk dalam nominasi kategori Pemeran Utama Pria Terbaik ini mengaku tidak mengetahui hasil dari pemungutan suara untuk Piala Citra 2019. Pemilihan pemenang Piala Citra 2019 ini dilakukan secara online oleh para anggota FFI yang saat ini jumlahnya lebih dari 500 orang. 

    Terdapat tiga film yang paling banyak mendapatkan nominasi, yaitu film Kucumbu Tubuh Indahku, Dua Garis Biru, dan Bumi Manusia. Ketiganya mendapat 12 nominasi dan bersaing dalam kategori Film Cerita Panjang Terbaik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.