Agnez Mo: Minta Maaf karena Saya Jujur?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnez Mo (Instagram @agnezmo)

    Agnez Mo (Instagram @agnezmo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernyataan Agnez Mo tentang garis keturunannya memicu kontroversi beberapa waktu lalu. Agnez mengatakan berasal dari silsilah keluarga, dia memiliki darah Cina, Jepang, dan Jerman.

    Ucapan yang disampaikan dalam wawancara bersama Kevan Kenney di New York City, Amerika Serikat, itu membuat sejumlah orang berang. Mereka menganggap Agnez Mo mengingkari Indonesia sebagai tempat dia lahir.

    Saat publik mendesak Agnez untuk minta maaf, perempuan 33 tahun ini tak paham. "Minta maaf karena saya jujur, bahwa saya tidak punya garis keturunan Indonesia atau minta maaf karena saya mempromosikan Indonesia punya keberagaman? Apa yang harus saya minta maaf?" kata Agnez Mo dalam wawancara dengan Deddy Corbuzier yang ditayangkan di saluran YouTube Deddy Corbuzier pada Jumat malam, 29 November 2019.

    Saat diwawancara di media platform Build Series New York, Agnez Mo ditanya kenapa memiliki gaya yang berbeda dengan kebanyakan orang Indonesia. Lalu Agnez menjawab karena sebagian besar masyarakat Indonesia yang beragama Islam sehingga ia merasa dibedakan sebagai minoritas. Instagram/@agnezmo

    Penyanyi bernama lengkap Agnes Monica Muljoto itu kembali menjelaskan memang tidak memiliki darah Indonesia secara biologis. Bahkan nama kedua orang tua Agnez, yakni Ricky Muljoto dan Jenny Siswono yang terdengar seperti nama orang Jawa, aslinya bukanlah dari Jawa.

    "Saya enggak mungkin bilang bahwa saya orang Jawa atau saya ada darah Melayu, karena saya memang tidak punya. Saya tak bisa memilih DNA saya," kata Agnez Mo. "Tapi, saya selalu bilang saya warga Indonesia."

    Agnez Mo mengenakan gaun batik di video klip Long As I Get Paid (Instagram@agnezmo)

    Pelantun lagu Coke Bottle ini menyatakan terus mempromosikan bagaimana Indonesia merawat keberagaman dan kaya akan budaya. "Saya ingin memberi tahu orang di luar sana, saya adalah bukti nyata bahwa minoritas, Kristen, dan bukan berdarah asli Indonesia, tapi orang-orang menerima apa adanya," kata Agnez Mo.

    Agnez Mo bangga dengan keberagaman Indonesia dan masyarakat Indonesia yang selalu menerima dia apa adanya. "Saya justru ingin menunjukkan itu," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!