Jatiluhur Jazz, Nostalgia dengan Ermy Kullit dan Mus Mujiono

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ermy Kullit. Antaranews

    Ermy Kullit. Antaranews

    TEMPO.CO, Purwakarta - Musikus jazz Ermy Kullit dan Mus Mujiono tampil di International Jatiluhur Jazz Festival atau IJJF 2019 di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu 30 November 2019. Dengan suara khasnya, Ermy Kullit melantunkan sejumlah lagu, termasuk Kasih yang populer di tahun 1980-an.

    Seusai Ermy Kullit bertanya, penyanyi Mus Mujiano menyambung sambil bermain gitar. Pria berjuluk George Benson Indonesia ini tampil santai sambil sesekali melakukan scat singing. Penonton sampai berdiri dan berjoget di depan panggung saat Mus Mujiono membawakan lagu Tanda Tanda dan Arti Kehidupan.

    Dalam suasana yang hangat dan bersemangat, Nono -sapaan Mus Mujiono, menyorongkan mikrofonnya kepada para penonton. Sontak para penonton menyambut ajakan bernyanyi itu dan mereka bernyanyi bersama.


    Penyanyi Mus Mujiono tampil di International Jatiluhur Jazz Festival atau IJJF 2019 di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Antaranews

    Acara International Jatiluhur Jazz Festival diramaikan oleh musikus lokal dan internasional. Selain Ermy Kullit dan Mus Mujiono, ada Marcell, Dwiki Dharmawan World Peace Project feat Steve Thornton, Kamal Musallam dan Wizzy, Syaharani & Queen Fireworks, Idea Percussion, Java Jive, Zaskia Gotik, dan Selaawi Ethnic Ensemble.

    Mereka bernyanyi di atas panggung dengan latar suasana alam. Pemandangan waduk Jatiluhur seluas 8.300 hektare dan merupakan yang terbesar di Asia itu sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!