Jadi Staf Khusus Presiden, Belva Devara: Bismillah

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adamas Belva Syah Devara. Instagram

    Adamas Belva Syah Devara. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Penggagas Ruangguru, Belva Devara hari ini diumumkan Presiden Jokowi sebagai staf khusus Presiden. Ia pun menyatakan menerima amanah itu lewat foto dirinya di Istana Merdeka pada Kamis, 21 November 2019 yang diunggah di akun Instagramnya.

    "Bismillah hari ini saya menerima amanah menjadi Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, membantu dan bertanggung jawab langsung kepada Bapak Presiden @jokowi, diumumkan langsung tadi sore di Istana Merdeka," tulisnya pada keterangan foto itu. 

    Meski sudah menjadi Staf Khusus Presiden, alumnus Harvard dan Stanford University ini tetap akan menjabat sebagai Direktur Utama Ruangguru. "
    Beliau berharap saya tidak tercabut dari akar saya di dunia teknologi/startup, dan dapat terus berkarya dan berinovasi bersama Ruangguru," kata pemilik nama lengkap Adamas Belva Syah Devara. 

    Justru dengan tetap menjadi CEO Ruangguru ini, kata Belva, dia dapat memberikan masukan kepada presiden terkait perkembangan teknologi terbaru yang lebih relevan. Ia pun memohon doa, dukungan, dan restu masyarakat untuk jabatan barunya ini. 

    Unggahan Belva ini langsung direspons sebanyak 39.700an netizen yang menyukai. Ada 2000-an komentar yang ikut menyelamati dan mendukungnya. Antara lain, penulis novel Ahmad Fuadi memberikan tanggapannya. "Selamat bro." Pemenang Indonesian Idol Junior 2018, Anneth pun meninggalkan komentar di kolom unggahan itu. "Congratz Kak Belva!!!"

    Ada tujuh tokoh milenial yang diumumkan Jokowi sebagai staf khususnya. Selain Belva, ada Angkie Yudistia, Putri Tanjung, Ayu Kartika Dewi, Gracia Billy Mambrasar, Andi Taufan Garuda, dan Aminuddin Maruf. Dengan bertambahnya tujuh wajah baru ini, total ada 14 staf khusus presiden.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.