Superhero Alkoholik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebuah mobil yang dikemudikan seorang pria terjebak di atas rel ketika kereta sudah dekat. Maut menguntit, tapi pria itu selamat. Tubrukan dengan kereta tak terjadi. Sesosok pahlawan muncul menyelamatkannya. Namanya Hancock (diperankan oleh Will Smith). Aksi mulia itu justru dibalas cercaan. Sebab, mobil tersebut diangkat dan ditimpakan ke mobil seorang perempuan tua.Peter Berg, sang sutradara, membungkus film itu dengan judul Hancock. Dikisahkan, Hancock adalah seseorang yang memiliki kekuatan super, seperti terbang dengan kecepatan supersonik, tubuh kebal peluru, dan tenaga super.Namun, kehebatan dan kegemarannya menolong orang tertimpa oleh kebiasaan buruknya sendiri, yakni suka menenggak minuman keras dan tidak bisa mengontrol perbuatan supernya. Itu tadi, ia menyelamatkan orang, tapi sekaligus membuat persoalan baru. Untunglah, Ray Embrey (Jason Bateman), pria yang diselamatkan Hancock, membantunya memulihkan citra Hancock yang telanjur buruk di mata masyarakat. Ray kebetulan bekerja sebagai konsultan komunikasi massa. Kerugian yang ditimbulkan akibat tujuan mulianya tak terhitung. Pada satu adegan pengejaran bandit, Hancock menyebabkan kerusakan jalan tol dan beberapa gedung. "Total kerugian mencapai US$ 9 juta," laporan seorang jurnalis menyebutkan.Hancock sendiri tidak mengetahui kenapa ia bisa mendapatkan kekuatan super itu. "Saya hanya ingat terbangun di sebuah rumah sakit dan mengantongi permen karet beserta dua tiket nonton Frankenstein," ujarnya. Ia lupa akan masa lalunya. Film ini menjadi unik karena mengetengahkan sisi buruk seorang superhero. Meski begitu, ia punya keinginan berubah menjadi lebih baik. Hal itulah yang ditunjukkan Hancock dengan bersedia dipenjara dan memulihkan kebiasaannya menenggak minuman keras. Akting Will Smith dalam film berbiaya US$ 150 juta ini sungguh gemilang. Bagi Smith, ini film aksi pertamanya dalam tiga tahun terakhir. Beberapa film terakhir yang dibintanginya banyak berkisah tentang drama kehidupan, seperti The Pursuit of Happiness dan I am Legend.Skenario film ini sebenarnya sudah selesai dikerjakan Vincent Ngo pada 1996 dengan judul awal Tonight, He Comes. Belakangan, proyek pembuatan film ini tertunda-tunda dan mengalami beberapa kali pergantian sutradara sebelum Peter Berg, di antaranya Tony Scott, Michael Mann, Jonathan Mostow, dan Gabriele Muccino. Film berdurasi 92 menit yang akan diluncurkan pada awal Juli itu secara umum bisa dibilang cukup menarik, termasuk efek spesial dan berbagai komedi lainnya. Namun, ada beberapa bagian dalam film yang mengganggu, seperti kamera yang bergoyang, misalnya pada adegan ketika Mary membawakan makanan untuk Hancock di penjara. TITO SIANIPARJudul: HancockSutradara: Peter Berg Pemain: Will Smith, Charlize Theron, Jason Bateman, Eddie Marsan, David Mattey Genre: aksi Durasi: 92 menit Produksi: Sony Pictures

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.