Misi Joko Anwar Ajak Nobar Perempuan Tanah Jahanam di Bioskop Tua

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Anwar. TEMPO/Frannoto

    Joko Anwar. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Joko Anwar berupaya agar film Perempuan Tanah Jahanam diputar di sejumlah bioskop tua yang tak lagi beroperasi. Dia sudah membidik Bioskop Atoom Bogor, Jawa Barat, dan Grand Theater Senen di Jakarta Pusat, sebagai tempat pemutaran film horor karyanya tersebut.

    Sayangnya, film yang rencananya ditayangkan pada Jumat, 8 November 2019, batal diputar karena pengelola tak memberikan izin. Padahal, dia berharap bisnis bioskop khususnya untuk segmen kelas menengah ke bawah, kembali menggeliat.

    Joko Anwar menyayangkan pembatalan sepihak itu. "Tiba-tiba gedungnya disegel dan barang-barang kami yang sudah di dalam dikeluarkan," kata Joko Anwar. "Kami belum tahu apa masalah yang membuat film ini tidak boleh diputar di sana."

    Penulis naskah film Ratu Ilmu Hitam, ini berharap ada gerakan merevitalisasi gedung-gedung bioskop tua. "Kami mulai di Jakarta untuk mengomunikasikan kepada pemerintah bahwa kita butuh banyak gedung bioskop yang mudah diakses masyarakat," ujar Joko Anwar.

    Bioskop Atoom di Citereup. Instagram/@Jokoanwar

    Gedung Bioskop Grand Theater Senen misalnya, menurut Joko Anwar, terletak di tengah kota, strategis, dan mudah diakses karena dekat terminal dan stasiun Senen. Bioskopnya juga tidak berada di dalam gedung lain, seperti mal. Dengan begitu, penonton bisa langsung ke bioskop.

    Grand Theater Senen merupakan salah satu kompleks hiburan tertua di Jakarta yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 1920-an. Tempat ini menjadi sentra hiburan masyarakat pada masanya. Mudah sekali menemukan bangunana Grand Theater Senen karena berada tepat di seberang Pasar Senen, dekat jalan layang Senen.

    Seorang pria yang pernah bekerja sebagai proyeksionis di Bioskop Grand Theater Senen, Dani Mulyana mengatakan dulu tarif menonton di sana sebesar Rp 5.000 untuk hari biasa dan Rp 10 ribu di akhir pekan. Sementara bioskop Mulia Agung yang berada di sebelahnya mengenakan tarif sebesar Rp 8.000 di hari biasa dan Rp 15 ribu pada akhir pekan. Bedanya, bioskop Mulia Agung menggunakan penyejuk udara di dalam ruang teater.

    Pada 2015, Grand Theater Senen dan Mulia Agung bangkrut karena pengunjung semakin sedikit dan biaya operasional membengkak. Ditambah lagi sulitnya mendapatkan film seluloid dan tingginya pajak menjadi penyebab bioskop ini berhenti beroperasi. Semua kini menjadi ruang kosong dan usang.

    Batalnya pemutaran film Perempuan Tanah Jahanam di Bioskop Atoom Bogor dan Grand Theater Senen tak mengurungkan niat Joko Anwar untuk tetap menayangkan film tersebut di bioskop tua. Timnya sudah mensurvei dua bioskop tua lainnya yang bakal menjadi tempat nonton bareng film Perempuan Tanah Jahanam. Dua bioskop itu adalah bioskop Gloria di Depok, Jawa Barat dan bioskop di Buaran, Jakarta Timur.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.