Unggah Biaya Perawatan, Inul Daratista: Cantik Itu Mahalll

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inul Daratista. Instagram

    Inul Daratista. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut dan pengusaha karaoke, Inul Daratista memamerkan rahasia kecantikannya. Menurut dia, harga perawatan kecantikannya hingga tampil ‘manglingi’ itu tak pernah murah. Dalam unggahan di Insta Storynya pada Kamis, 7 November 2019, Inul menunjukkan video yang memperlihatkan dia tengah menjalani proses merawat kecantikan wajahnya tanpa operasi.  

    “Kalau mau cantik tuh, banyak yang nyinyir kan.  Makeup di rumah saja perawatan, Say. Nih yang ngerawat nih. Halo suster. Diapain tuh?,” ujarnya dengan menyorot kantong infus dan suster yang merawatnya.

    Si suster yang memberikan senyum manis dan melambaikan tangan ke kamera lalu menjawab, “ Lagi disuntik, diinfus.” Inul selanjutya bertanya kepada si perawatnya berapa harga obatnya. “Nih, Rp 45 juta segini, mahal banget,” sambil menunjukkan satu kotak obat perawatan lalu tangannya mengambil satu kotak lagi. Artinya, Inul membutuhkan dua kotak perawatan kecantikan.

    Ibu satu anak ini kemudian menambahkan tulisan pada video itu. “Yang julit biar paham, cantik itu mahalll.” Ia juga memberikan keterangan, “Mau cantik tanpa operasi dan awet muda.”

    Unggahan inipun diunggah ulang oleh berbagai akun gosip untuk memancing komentar netizen. Tak ayal, netizen pun menghujani kecaman kepada Inul. “Tak usah kau banggakan wajahmu yang cantik itu. Sesungguhnya di balik kecantikan itu tersimpan tengkorak mengerikan,” kata @inennsyifa. “Perasaan mau cantik gak mahal-mahal amat,” ucap @nia.anna984.

    Di Instagram, Inul kerap terpancing komentar nyinyir netizen. Ia kerap meladeni komentar-komentar itu dan berbalik meledek netizen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.