Joko Anwar Pecinta Film Horor, yang Paling Top Masih Disimpan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Joko Anwar saat menghadiri malam penganugerahan Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum XXI Jakarta, 27 November 2017. Joko Anwar sutradara Pengabdi Setan masuk nominasi Sutradara Pilihan Tempo bersama Mouly Surya dalam Film Marlina Si Pembunuh, Edwin dalam Film Posesif, Kamila Andini dalam Film The Seen and Unseen serta Wicaksono Wisnu Legowo dalam Film Turah. TEMPO/Nurdiansah

    Sutradara Joko Anwar saat menghadiri malam penganugerahan Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum XXI Jakarta, 27 November 2017. Joko Anwar sutradara Pengabdi Setan masuk nominasi Sutradara Pilihan Tempo bersama Mouly Surya dalam Film Marlina Si Pembunuh, Edwin dalam Film Posesif, Kamila Andini dalam Film The Seen and Unseen serta Wicaksono Wisnu Legowo dalam Film Turah. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaJoko Anwar adalah pecinta film horor. Dia menyatakan terus mengeksplorasi berbagai teror di dunia film horor dan sudah diterapkan pada tiga filmnya.

    Tiga film horor yang dimaksud oleh Joko Anwar adalah Pengabdi Setan sebagai film horor supranatural, Perempuan Tanah Jahanam yang mengusung pscycological horor, dan body horor dalam film Ratu Ilmu Hitam.

    "Sub genre film horor itu banyak banget. Ada yang belum aku eksplorasi lagi, yakni slasher dan ini sub genre horor paling populer," tutur Joko Anwar saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta, Senin 4 November 2019.

    Salah satu adegan di film Pengabdi Setan. ANTARA

    Joko Anwar menjelaskan film horor memiliki banyak klasifikasi dari kengerian yang ditampilkan. Dari beberapa genre film yang ia buat, tahun depan Joko berencana membuat film horor dengan genre slasher.

    Menurut Joko Anwar, genre slasher merupakan jenis horor yang paling populer dan sering dibuat oleh para sineas. "Slasher itu, yang bunuh-bunuhin tokoh di film satu persatu," ujar Joko.

    Poster Perempuan Tanah Jahanam

    Saking cintanya dengan film horor, Joko Anwar bahkan mengabadikan beberapa judul film di tubuhnya. Salah satu tato yang dia buat ialah film Naked Lunch yang populer di tahun 1991.

    Film horor Indonesia yang paling berkesan untuknya ialah Ratu Ilmu Hitam yang pertama kali dibuat pada tahun 1981. Dia mengingat efek darah dan kengerian dari film yang dibintangi oleh Suzzanna, itu.

    Poster film Ratu llmu Hitam 2019. Instagram

    Karena itu pula, Joko Anwar begitu antusias menjadi penulis naskah film Ratu Ilmu Hitam, yang disutradarai oleh Kimo Stamboel. Hari ini, Kamis 7 November 2019, film Ratu Ilmu Hitam tayang di seluruh bioskop Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.