Ahmad Dhani Dampingi Anies Baswedan Jadi Wagub DKI?

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 11 Juni 2019. Dalam sidang pembacaan putusan itu, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada terdakwa. ANTARA/Didik Suhartono

    Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 11 Juni 2019. Dalam sidang pembacaan putusan itu, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada terdakwa. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis Lieus Sungkharisma menilai musisi Ahmad Dhani cocok menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno. Menurut Lieus, Dhani memiliki potensi sebagai Wagub DKI mengingat kecintaannya pada republik.

    "Kalau buat saya nih jangankan Wali Kota Surabaya, ini Wagub DKI lagi kosong kalau Pak Prabowo teken kan jadi itu," kata Lieus usai menjenguk Dhani di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Senin, 4 November 2019.

    Meski begitu, dia mengatakan, Dhani sama sekali tak menyinggung ingin menjadi pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan. Wacana ini muncul dari pemikiran Lieus.

    Lieus memastikan koleganya itu bakal tetap terjun ke dunia politik usai bebas meski berlatar belakang sebagai seorang musisi. Lieus tak mengetahui apa rencana mantan suami Maia Estianty ini. Dia memperkirakan, Dhani keluar dari penjara pada 28 Desember 2019. 

    "Karena darahnya, jiwa raganya itu sampai sum-sumnya itu politik," ucap dia.

    Hingga kini kursi DKI 2 memang belum terisi. Sandiaga meninggalkan jabatannya itu untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 sejak Agustus 2018. Bola pemilihan Wagub DKI kini ada di tangan DPRD DKI.

    Karena itulah, kursi Wagub DKI menjadi jatah kader PKS. Partai pengusung Anies-Sandiaga, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebelumnya telah mencalonkan dua orang. Keduanya adalah Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Agung Yulianto dan anggota DPR dari PKS, Ahmad Syaikhu.

    LANIDIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.