Awkarin Makan Siang Bersama Budiman Sudjatmiko Kamis Depan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tidak hanya menyalurkan 3.000 nasi kotak buat mahasiswa yang ikut berdemo di depan gedung DPR, Awkarin juga membuka donasi di Kitabisa.com untuk membantu warga yang terpapar asap Karhutla di Kalimantan. Foto/instagram/awkarin

    Tidak hanya menyalurkan 3.000 nasi kotak buat mahasiswa yang ikut berdemo di depan gedung DPR, Awkarin juga membuka donasi di Kitabisa.com untuk membantu warga yang terpapar asap Karhutla di Kalimantan. Foto/instagram/awkarin

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebgram Awkarin mengabarkan bahwa ia akan bertemu dengan politikus dari PDIP, Budiman Sudjatmiko pada Kamis, 31 Oktober 2019. Pertemuan ini akan dilakukan sambil makan siang bersama. Karin mengumumkan rencana pertemuan itu di akun Twitternya pada Sabtu. 26 Oktober 2019.

    “Wuhuw, Kamis depan bakal seru banget. Siang aku akan lunch sama Pak @budimandjatmiko, hehe. Sorenya mampir @AksiKamisan buat silaturahmi sama kakak-kakak activist, mau memperluas pengetahuan dan kenalan. Malamnya halloweenan, HAHAHA,” cuitnya.

    Cuitan ini mendapat tanggapan dari netizen. “Alhamdulillah akan menyaksikan kolaborasi Pak Budiman dan Mbak Awkarin,” kata Indonesiawan.

    Ada juga yang lebih mengomentari soal rencana kehadiran Awkarin di Aksi Kamisan. “Aksi Kamisan auto rame,” ucap @biasakiper_.

    Budiman sendiri juga menanggapi cuitan Karin soal rencana pertemuan pada Kamis mendatang itu.  Ia beralasan, keputusannya bertemu dengan Awkarin lantaran tak ingin cuitannya sebelumnya menjadi kenyataan.

    Pada 13 Oktober lalu, Budiman menyindir sepak terjang selebgram bernama panjang Karin Novilda ini.  Ia membandingkan perempuan 21 tahun ini dengan Tri Mumpuni, filantropis yang memberdayakan listrik di 60 lokasi terpencil di Indonesia.

    "Dua contoh kebaikan oleh dua perempuan: 1. Awkarin dan 2. Tri Mumpuni. Yang pertama basisnya sensasi, yang ke-2 esensi," cuit Budiman pada 13 Oktober 2019.

    Tak cukup menyebut langkah Awkarin selama setahun terakhir beraksi sosial itu dengan sensasi, Budiman meneruskan cuitannya. “Kebaikan harus sensasional tapi yang lebih penting juga esensial. Tak cukup salah satu. Budaya kita lebih suka yang pertama, meski tubuh kita butuh yg kedua," tulis Budiman Sudjatmiko di akun Twitternya.

    Karena cuitan ini, Budiman dianggap tidak sensitif gender lantaran membandingkan dua perempuan. Bahkan Dian Sastro pun menyemangati Karin agar tidak berhenti membantu orang susah.

    Karin sendiri saat itu sudah memberikan jawaban. Menurut dia, aksi sosialnya itu tidak berniat untuk mencari jalan menjadi caleg. “Bukan caleg sekarang, 5 tahun lalu, atau kapanpun,” katanya yang kemudian dijadikan bio di akun Twitternya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.