Raditya Dika Kenang Harga Tiketnya Pernah Cuma Rp 20 Ribu

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raditya Dika memamerkan fotonya sepuluh tahun lalu. Instagram/@radityadika

    Raditya Dika memamerkan fotonya sepuluh tahun lalu. Instagram/@radityadika

    TEMPO.CO, Jakarta - Komika, penulis novel, dan Youtuber, Raditya Dika mengenang harga tiket stand up comedy-nya hanya seharga makan siang pekerja kantoran. "Harga tiket standup comedy gue pernah Rp 20 ribu dong," tulisnya di akun Instagram pada 24 Oktober 2019.

    Unggahan ini dipicu oleh salah seorang perempuan penggemarnya yang mengiriminya pesan berikut saat bertemu dengan Dika. Perempuan itu membeli tiket standup comedy-nya pada 2009. 

    Dalam foto tersebut juga tampak Dika berfoto bersama dua wanita di kirinya. Suami dari Anissa Aziza ini terlihat jauh lebih muda.

    "Ini foto 10 tahun lalu, Bang stand up di Jogja, di halaman garasi belakang toko buku, kita duduk lesehan, inget banget harga tiketnya 20 ribu," tulis wanita yang tidak dijelaskan namanya itu kepada Dika.

    Para pengikutnya di Instagram langsung mengomentari unggahan yang disukai lebih dari 250 ribu orang tersebut. Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa harga tersebut terbilang cukup mahal jika di tahun 2009. "Jaman segitu 20 ribu mahal lah," tulis akun @nurjannahsudah_matong.

    "Kalo sekarang kudu pake beasiswa buat dapetin tiket standup bang dika," tulis akun @farrassyahira.

    Ada pula yang meminta ayah satu anak ini agar menjual tiket standup comedy-nya saat ini menjadi Rp 20 ribu. "Bikin lagi dong yang 20 ribu," tulis akun @victorimanuelgultom.

    "Coba flashback lagi yok bang, abang pasang harga 20 ribu lagi gimana? cemerlangkan," tulis akun @chintya.daa.

    Sebagian netizen mengomentari penampilan Dika dulu yang amat berbeda. "Pada masa masih kurusan," tulis akun @ajiwahyuprasetyo. "Gantengan dulu ternyata ya bang," tulis akun @andrak_speed.  "Hmmm sangat terlihat muda," tulis akun @aulia_choiri.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.