Raffi Ahmad: Keluarga dan Kesehatan Lebih Penting dari Kerja

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Instagram/@raffinagita1717

    Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Instagram/@raffinagita1717

    TEMPO.CO, Jakarta - Presenter Raffi Ahmad memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia hiburan yang telah melambungkan namanya. Setelah hampir 20 tahun Raffi berkarir, saat ini ia memutuskan untuk istirahat lantaran kondisi kesehatannya yang tak kunjung membaik.

    "Tahun 2020 itu pas banget genap aku berkarier 20 tahun. Mungkin buat laki-laki ini benar, kerja itu penting.Tapi keluarga dan kesehatan itu lebih penting," tutur Raffi di The Pallas, Senin, 21 Oktober 2019.

    Raffi memutuskan untuk istirahat karena kondisi pita suaranya yang tak kunjung membaik selama dua tahun ini. Ia pun sudah mencoba berobat, dan saran yang paling ampuh untuk mengobati penyakitnya ini adalah beristirahat.

    Selama menjadi figur publik, Raffi mengaku jarang beristirahat dan menghabiskan waktu dengan keluarganya. Apalagi, ketika ia sudah menikah dan punya anak, ia merasa harus meluangkan waktu lebih banyak untuk istri dan anaknya.

    Selama menikah dengan Nagita Slavina, Raffi mengaku hanya tiga kali berlibur dengan istri dan anaknya. Oleh karena itu, waktu cutinya ini ingin ia gunakan dengan sebaik mungkin, menghabiskan waktu dengan mereka.

    Raffi belum dapat menentukan tenggat waktu cutinya, namun ia berujar selama waktu istirahat ini, akan ia habiskan untuk berlibur bersama Nagita dan Rafathar. "Intinya, saya mau pamit karena kesehatan dan bayar utang waktu untuk istri, anak, dan keluarga dan diri sendiri," tutur dia.

    Dalam sesi pamitan kali ini, Raffi menggelar konser di The Pallas, Jakarta. Konser Kuy Festival baru saja diselenggarakan malam ini, konser pamitan Raffi ini dimeriahkan oleh Maliq and The Essentials, D Masiv, Anji, Fourtwnty, Monita Tahalea, dan Nagita Slavina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.