Pelantikan Presiden, Band Voodoo Pasang Harapan untuk Jokowi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019. Pimpinan MPR mengantarkan surat undangan pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019. Pimpinan MPR mengantarkan surat undangan pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelantikan presiden akan berlangsung hari ini, Sabtu 20 Oktober 2019. Presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin akan dilantik di gedupng MPR/DPR siang nanti.

    Menjelang pelantikan presiden, band Voodoo menyampaikan harapan bagi Presiden Jokowi. "Semoga setelah pelantikan Presiden Jokowi, selama lima tahun ke depan bisa jadi penyelesaian beliau atas tugas yang belum diselesaikan di tahun sebelumnya," kata Novy, vokalis band Voodoo seusai konser di acara Musik Untuk Republik, di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu 19 Oktober 2019.

    Novy juga berharap Presiden Jokowi dapat memajukan industri musik nasional dengan membangun ekosistem industri kreatif yang berkualitas. "Mudah-mudahan makin banyak acara musik yang bisa mengedukasi," kata dia. "Karena sekarang menurut saya hampir tidak ada acara musik yang berkualitas."

    Pemerintah bisa ambil bagian untuk mengembangkan musik yang berkualitas, Novy melanjutkan, melalui Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf. "Supaya musik semakin maju dan banyak klinik musik di berbagai daerah," tuturnya.

    Novy menambahkan, Joko Widodo yang terpilih menjadi kepala negara untuk kedua kalinya harus menjalankan amanat rakyat dengan cara memajukan Indonesia. "Semoga beliau bisa memajukan Indonesia," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.