Bastian Steel Bingung Berperan Sebagai Bapak

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bastian Steel. instagram.com

    Bastian Steel. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Bastian Steel menjajal kemampuan aktingnya di film Love For Sale 2. Selama ini, ia mengangumi film tersebut dan tidak menyangka menjadi bagian dalam sekuel film garapan Andibachtiar Yusuf ini.

    Bastian berperan sebagai Buncun, seorang remaja yang harus menjadi seorang bapak dan juga pengguna narkoba. "Yang jadi beban, gimana jadi bapak, kan belum pernah, bingung juga awalnya," ujar dia dalam konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Ketika mendapatkan tawaran untuk bergabung di film Love For Sale 2, Bastian mengaku sempat tidak dapat tidur, lantaran begitu senang dengan kesempatan itu. Kekasihnya, Shafa Harris juga mendapatkan sedikit peran di sana, walau hanya scene di awal film.

    Peran Bastian di film tersebut cukup penting. Ia menjadi anak ketiga dari Rosmaida (Ratna Riantiarno), seorang ibu yang memiliki banyak tuntuan untuk anak-anaknya. Bastian beradu peran dengan Adipati Doken dan Ariyo Wahab sebagai saudara kandung.

    Dalam film tersebut, Bastian menjadi sosok pria manja, pengangguran, namun memiliki tanggung jawab besar sebagai seorang suami dan bapak. Ia cukup piawai ketika berakting patah hati ketika ditinggal oleh istri dan anaknya.

    Film Love For Sale 2 merupakan lanjutan dari kisah petualangan cinta Arini (Della Dartyan) bersama para klien cintanya. Cerita dalam film ini, berbeda dengan film sebelumnya. Ada hal-hal baru dan menarik yang ditampilkan oleh Andibachtiar Yusuf sebagai sutadara.

    Kali ini, cinta Arini bukan saja ditawarkan untuk seorang pria, namun untuk ibu dan juga anak-anaknya. Di film ini, personal Arini juga diperlihatkan dalam film ini. Love For Sale 2 akan segera tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 31 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.