Perempuan Tanah Jahanam Joko Anwar, Ngeri Lebih dari Lihat Setan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tara Basro bersama Christine Hakim mengamati poster film Perempuan Tanah Jahanam di XXI Cinema Plaza Senayan, Jakarta 16 September 2019. Perempuan Tanah Jahanam merupakan film horor karya Joko Anwar mengkisahkan perempuan yang kembali ke Desa tanpa tau bahwa desanya sudah diliputi kutukan yang ingin membunuhnya. TEMPO/Nurdiansah

    Tara Basro bersama Christine Hakim mengamati poster film Perempuan Tanah Jahanam di XXI Cinema Plaza Senayan, Jakarta 16 September 2019. Perempuan Tanah Jahanam merupakan film horor karya Joko Anwar mengkisahkan perempuan yang kembali ke Desa tanpa tau bahwa desanya sudah diliputi kutukan yang ingin membunuhnya. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Perempuan Tanah Jahanam sudah tayang di bioskop Tanah Air pada Kamis, 17 Oktober 2019. Film bergenre horor dan thriller karya sutradara Joko Anwar ini melibatkan empat aktris papan atas, yakni Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail, dan Christine Hakim.

    Dalam film tersebut, Tara Basro berperan sebagai Maya, gadis sebatang kara yang mencoba bertarung dalam kerasnya kehidupan kota. Dia berteman dengan Dini yang diperankan oleh Marissa Anita. Keduanya berusaha merintis sebuah toko busana dan membutuhkan modal.

    Hingga satu saat, Maya mendapat informasi kalau dia punya harta warisan keluarga di sebuah desa bernama Harjosari. Dua sahabat ini memutuskan mengejar harta warisan itu demi modal usaha. Mereka pun tiba di Desa Harjosari dan menginap di sebuah rumah kosong yang amat besar di sana.

    Maya meyakini rumah itu adalah kediaman keluarganya. Hanya saja, lingkungan di sekitar rumah tersebut begitu aneh karena banyak kuburan anak. Satu ketika Maya mendengar jerit perempuan yang akan melahirkan.

    Tara Basro bersama Joko Anwar, Marissa Anita, dan Asmara Abigail menghadiri konferensi pers saat pemutaran perdana film Perempuan Tanah Jahanam di Epicentrum XXI Cinema, Jakarta, 10 Oktober 2019. Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini akan tayang serentak pada 17 Oktober mendatang. TEMPO/Nurdiansah

    Dia mengikuti asal suara itu dan sedikit demi sedikit misteri terungkap. Di tengah suasana yang kian mencekam, Dini menghilang. Satu per satu kengerian pun diperlihatkan.

    Joko Anwar berulang kali mewanti-wanti bahwa film Perempuan Tanah Jahanam adalah film dewasa. "Mohon jangan bawa anak kecil nonton Perempuan Tanah Jahanam ya, teman-teman. Yang ini bener-bener buat dewasa," tulis Joko Anwar di akun Instagram.

    Teror dalam film Perempuan Tanah Jahanam bukan muncul dari setan atau hantu gentayangan. Joko Anwar mengemas interaksi antara Maya dan Dini dengan berbagai karakter dalam film tersebut menjadi begitu mencekam. Penonton merasakan kengerian adegan per adegan ditunjang dengan tempat dan suara yang mendukung.

    Poster Perempuan Tanah Jahanam

    Christine Hakim misalnya. Sebagai Nyi Misni, dia tak banyak bicara. Namun sekali berucap, satu dua patah kata saja terasa begitu horor dengan intonasi yang dalam dan ekspresi wajah datar. Terlebih saat dia menari, begitu mistis.

    Ditambah lagi peran Asmara Abigail sebagai Ratih, seorang gadis desa yang memiliki tatapan misterius. Kata-katanya begitu menusuk dan mengerikan. "Kerasa enggak?" ucap Ratih dengan nada lirih. Joko Anwar sampai membuat sayembara berhadiah tiket nonton Perempuan Tanah Jahanam di Instagram bagi warganet yang mengirimkan video sambil berkata 'kerasa enggak'.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.