Spekulasi Uang di Balik Akurnya Disney dan Sony Soal Spiderman

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Tom Holland yang memerankan karakter Spiderman, beradegan dalam syuting film terbarunya, `Spider-Man: Homecoming.`. Film ini diproduksi oleh Columbia Pictures dan Marvel Studios, dan didistribusi oleh Sony Pictures Releasing.  (Chuck Zlotnick / Columbia Pictures-Sony via AP)

    Aktor Tom Holland yang memerankan karakter Spiderman, beradegan dalam syuting film terbarunya, `Spider-Man: Homecoming.`. Film ini diproduksi oleh Columbia Pictures dan Marvel Studios, dan didistribusi oleh Sony Pictures Releasing. (Chuck Zlotnick / Columbia Pictures-Sony via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penggemar tokoh pahlawan super Spiderman tak perlu khawatir karena kisruh antara Disney dengan Sony tak berlanjut. Akhir September 2019, dua perusahaan multinasional ini sepakat meneruskan sekuel Spiderman. Padahal sepekan sebelumnya, Disney dan Sony ribut soal pembagian pendapatan dari film Spiderman dan segala cenderamatanya.

    Pada pertengahan Agustus, Spider-Man dinyatakan tak akan lagi muncul dalam film-film Marvel Cinematic Universe atau MCU. Musababnya, perusahaan induk Marvel, Disney tak sepakat dengan Sony atas pembagian pendapatan dari karakter manusia laba-laba itu.

    Menurut laporan The Verge, Selasa 20 Agustus 2019, Presiden Marvel Studios, Kevin Feige menyatakan menarik diri dari produksi film-film Spider-Man karena Sony tidak mencapai kesepakatan dengan Disney terkait pembagian pendapatan. Selama ini, Disney hanya mendapatkan 5 persen dari penayangan film Spider-Man dan semua pendapatan untuk penjualan cenderamata atau merchandise.

    Sementara Disney menawar film Spider-Man yang diproduksi bersama dengan pembagian 50:50 antara Disney dengan Sony. Kevin Feige menjelaskan, Disney meminta bagiannya ditambah karena menguasai pengelolaan waralaba dan memiliki ikatan dengan film-film MCU. Semua alasan dan penawaran Disney tersebut ditolak oleh Sony.

    Tak sampai sepekan kemudian, Sony Pictures Entertainment dan Walt Disney Studios menyatakan Marvel Studios akan kembali memproduksi kelanjutan film Spiderman Homecoming. Film ketiga yang menghadirkan Spiderman dengan aktor Tom Holland ini akan diluncurkan pada 16 Juli 2021.

    Publik pun bertanya, apa yang membuat Sony dan Disney kembali akur? Mengutip laman Aceshowbiz pada Jumat, 11 Oktober 2019, adalah Mikey Sutton yang membocorkan bahwa Disney akan membeli karakter Spider-Man senilai Rp 70,6 triliun dari Sony. Mikey Sutton dikenal sebagai pecinta sekaligus pembocor informasi terkait pahlawan super Marvel.

    Sejumlah bocorannya, misalnya tentang siapa pemeran film Superman selanjutnya hingga spekulasi bisnis di balik karakter superhero kerap nyata adanya. Pada Jumat lalu, Mikey Sutton mengunggah informasi bahwa Disney diduga mencoba membeli hak cipta Spider-Man.

    "Yang saya dengar adalah Disney sedang mencari cara untuk menawar Spider-Man seharga USD 4 - 5 miliar. Dia adalah pahlawan Marvel yang paling terkenal setelah Iron Man dan Captain America," tulis Mikey Sutton. Namun unggahan itu kini sudah dihapus.

    Apabila informasi Mikey Sutton ini benar, maka Disney disinyalir baru menawarkan sepertiga dari harga yang diminta oleh Sony untuk karakter Spider-Man, yakni USD 15 miliar atau sekitar Rp 212 triliun.

    Disney dan Sony menolak mengkonfirmasi rumor penawaran karakter Spider-Man ini. Kedua perusahaan tidak membantah maupun membenarkan informasi tersebut. Tapi setidaknya semua jelas bagi penggemar Spiderman. Kelanjutan cerita manusia laba-laba itu akan tetap ada.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.