Tips Sandiaga Uno Hadapi Anak Milenial: Jangan Beri Rutinitas

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seusai menghadiri tahlilan 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 10 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seusai menghadiri tahlilan 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 10 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan tips menghadapi generasi milenial dalam satu pekerjaan. Ia membagi pengalamannya dalam sebuah video di akun Instagramnya pada Sabtu, 5 Oktober 2019.

    “Kuncinya berada di diri kita sendiri sebagai atasan. Bagaimana kita bisa membuat rutinitas yang membosankan ini menjadi fun dan setiap harinya ada tantangan baru,” kata dia dalam penjelasan unggahannya tersebut.  Karakter anak milenial adalah menyukai tantangan baru dan tidak menyukai hal yang monoton.

    Tips ini, kata Sandiaga, diungkapkan saat mengisi forum diskusi di Global Institute for Tomorrow di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia mengaku mendapatkan pertanyaan dari salah satu partisipan yang mengeluhkan sulitnya menghadapi generasi milenial di tempatnya dia bekerja.

    Mereka ingin serba instan, ingin cepat-cepat dapat promosi, dan cepat bosan,” katanya. Menurut bekas pasangan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2019 ini, serba ingin cepat memang karakteristik dari generasi milenial dari negara manapun.

    Dalam video itu, Sandiaga menjawab pertanyaan seorang perempuan peserta diskusi. “Cara untuk bekerja sama dengan mereka adalah selalu berkomunikasi  dan memberikan feedback setiap saat,” katanya.

    Sandiaga meluruskan soal anak milenial itu ingin serba cepat dapat promosi didasarkan pada uang atau jabatan. “Lucunya anak milenial itu lebih tertarik pada pekerjaan yang memiliki tanggung jawab baru atau memiliki akses terhadap sesuatu yang lain,” katanya.

    Ia kemudian mencontohkan saat membentuk tim kampanye selama mengikuti Pilkada DKI dan Pemilihan Presiden.  “Milenial itu selalu berubah, jadi saya coba untuk memindah-mindahkan mereka. Jika sekarang mereka asisten pribadi saya, tiga bulan berikutnya mereka sudah sangat bosan karena rutinitas memudarkan kesenangannya,” kata Sandiaga.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.